Pasangan Galih dan Valen, Fajar dan Septi Juara Duta Genre Banyumas 2018

1News.id, Banyumas – Galih Yoga Saputro dan Valen Hadi Putri keduanya dari Universitas Jenderal Sudirman terpilih menjadi Duta Genre Banyumas 2018, Jalur Pendidikan (15/7/18). Sedangkan Duta Genre Jalur Masyarakat diraih oleh Fajar Ilham Hendrawan dari Kecamatan Cilongok dan Septi Nurmalita dari Kecamatan Cilongok. Pemilihan digelar oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdaayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Banyumas, berlangsung sejak sejak 6 Juli 2018 tersebut diikuti sebanyak 72 orang peserta, setelah melalui babak seleksi pada babak final bertarung sebanyak 40 orang peserta untuk menempati posisi juara dengan berbagai predikat yang telah ditetapkan panitia.

Kepala Bidang Keluarga Berencana, Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Diah Pancasilaningrum mengatakan bahwa sebelum grand final ini pemilihan duta Genre ini telah melalui beberapa tahap seleksi. Seluruh peserta telah diberi pengetahuan selama tiga hari. Dalam tahapan itupun, proses penjurian pun telah dimulai.

“Program Duta GenRe merupakan program pembangunan keluarga sejahtera. Sehingga para Duta GenRe dapat menjadi figur di lingkungannya dalam mensosialisasikan program GenRe itu sendiri,” jelasnya.

Dewan juri dalam Grand Final terdiri dari Slamet Hartono, SH, dr Dewi Kiswani, Dra Eko Sri Israhayu, Drs Bambang Widodo, M.Par serta Ayu Wulandari. Pada Grand Final ini peserta diuji pengetahuannya tentang aspek Program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR), Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R) dan Public Sepeking dan bahasa Inggris.

“Pertanyaan yang diajukan untuk menguji wawasan dan kepribadian para finalis, karena mereka nantinya menjadi Duta Remaja,” katanya

Kepala DPPKBP3A Kabupaten Banyumas Taefur Arofat menjelaskan Pemilihan Duta Genre merupakan program ketahanan keluarga melalui remaja. Tantangan remaja kedepan menurutnya sangat berat. Namun dengan pembinaan program generasi berencana, diharapkan para duta dan forum GenRe dapat mensosialisasikan katakan tidak pada triad KRR. Tidak menikah di bawah umur, tidak melakukan penyimpangan seksual dan tidak mendekati narkoba

“Generasi muda harus disiapkan untuk menghadapi permasalahan remaja yang timbul, ini semua harus diantisipasi dan butuh perhatian seluruh pihak. Jika salah mengarahkan generasi muda, Indonesia akan berbahaya ketika menghadapi bonus demografi 2030 mendatang. Remaja harus sehat, cerdas dan bisa mengisi bonus demografi. Pemerintah tentu akan berupaya semaksimal mungkin. Namun peran orang tua sangat penting. Sehingga semua pihak tidak bisa tidak harus sukseskan program duta GenRe,” ungkap Taerfur.

Setelah melalui beberapa tahap penilaian maka dewan juri menetapkan pemenang untuk jalur pendidikan Juara 1 Putra Galih Yoga Saputro (Unsoed), juara 2 Rai Nasdian (Unsoed) Saladina Na’imah Tamimi Handoko (UMP), Juara 3 Rimasanta Tartidemasi (Unsoed), Harapan 1 Nisa Aqila Zulfa (Unsoed) dan Harapan 2 Primalda Zavia Islam (UMP).

Untuk juara jalur masyarakat Juara 1 putra diraih oleh Fajar Ilham Hendrawan utusan Kecamatan Karanglewas, juara 2 Hirdam Dwi Laksono Kedungbanteng, juara 3 Aprilian Nurangga Saputra Kemranjen, Harapan 1 Abdur Rohman Ajibarang dan Harapan 2 Khariz Fauzy dari Kecamatan Tambak. Juara 1 Putri Septi Nurmalita utusan kecamatan Cilongok, juara 2 Agustina Indah Utami Kemranjen. Juara 3 Gita Nurmiana Baturraden, harapan 1 Devina Sari Kecamatan Purwokerto Selatan dan harapan 2 Yundie Almina Soorjopoetro Kecamatan Patikraja.

Selain itu ada pemilihan Duta Genre berbakat seni yang dimenangkan oleh Berkah Dian Sofiadi dari UMP untuk jalur pendidikan dan Septi Nurmalita dari kecamatan Cilongok.utuk jalur masyarakat. Sedangkan peserta favorit pemilihan penonton diraih oleh Aprilian Salsabillah Palumian dari PIK R Bahagia SMA Negeri 4 Purwokerto.(red/p)