OLAH TKP : Kanit Reskrim Polsek Tenggarong Seberang Ipda Hadi Winarno dan Kaur Inafis Polres Kukar Aipda Dian Heri Wahyudi saat melakukan olah TKP di pohon ketapang tempat RA gantung diri. (Photo : HMS Polsek Tenggarong Seberang)

Sub) Gara-gara Dimarahi Orang Tua

1News.id, KutaiKartanegara – Malang nasib RA (14) seorang siswi kelas 3 di salah satu SMP di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) ditemukan tewas gantung diri, Selasa (5/6) dini hari sekitar pukul 24.30 Wita di Desa Loa Raya, Tenggarong Seberang.

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Tenggarong Seberang Iptu Abdul Rauf, melalui Kanit Reskrim Ipda Hadi Winarno mengatakan, jasad RA pertama kali ditemukan seorang warga yang sedang melintas. Saat itu warga tersebut melihat RA sudah tergantung di atas pohon ketapang dengan kondisi tak bernyawa.

“ Pohon ketapang itu letaknya berada di depan rumah nenek korban,” kata Hadi kepada wartawan, Rabu (6/6).

Karuan saja, warga itu langsung berteriak minta tolong. Sehingga sepupu RA yang tinggal satu rumah dengan RA terbangun.

“ Waktu kejadian ibu dan kakak korban sedang bekerja di salah satu perusahaan di Loa Kulu. Jadi hanya ada sepupunya saja,” terang Kanit, lagi.

Mengetahui ada kejadian gantung diri, warga langsung menghubungi petugas dari Polsek Tenggarong Seberang. Kanit Reskrim langsung bergerak ke lokasi bersama Tim Inafis Polres Kukar.

“ Evakuasi kami lakukan mulai pukul 01.30 hingga pukul 05.00 Wita, kemudian korban kita bawa ke Puskesmas setempat guna menjalani visum luar,” tutur Hadi.

Dari hasil visum, lanjutnya, di pastikan RA tewas murni gantung diri. Karena terdapat bekas jeratan pada bagian leher RA.

“ Setelah di visum, korban langsung kami serahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan,” ucap Hadi.

Mengenai penyebab RA nekat menghabisi nyawanya sendiri, beber Hadi, karena seminggu yang lalu RA sempat di marahi oleh ibu kandungnya lantaran RA di tuduh mengambil kunci rumah neneknya dan mengambil sepeda motor milik neneknya malam itu juga.

“ Itu kata kakaknya korban. Mungkin karena syok di marahi ibunya, apalagi ibunya sempat menakut-nakuti akan melaporkan korban ke kantor desa dan juga polisi, sehingga korban nekat bunuh diri,” ucap Hadi.

Terpisah, Kaur Inafis Polres Kukar Aipda Dian Heri Wahyudi mengungkapkan, saat ditemukan tergantung di pohon ketapang, diperkirakan RA baru tergantung selama setengah jam. Hal itu dipastikan dengan suhu badannya yang masih hangat.

“ Mungkin baru setengah jam korban gantung diri, karena waktu saya pegang di lokasi kejadian, badan korban masih hangat,” kata Dian saat dihubungi. Sementara untuk barang bukti, Inafis mengamankan kayu papan untuk naik ke atas kandang dan tali nilon warna biru sepanjang 1 meter yang digunakan RA gantung diri di pohon ketapang. (Bay)

1 KOMENTAR

Comments are closed.