Sub) Tim Alligator Polres Kukar Tangkap Pria Bertato

1News.id, KutaiKartanegara – Lantaran menganiaya pasangan suami istri (Pasutri) berinisial Hd dan Sa warga RT 07 Jalan Panjaitan, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Aditia alias Adi (30) warga Kelurahan Loa Tebu, Tenggarong harus mendekam di tahanan Polres Kukar.

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kasat Reskrim AKP Damus Asa menjelaskan, Adi ditangkap karena menganiaya pasutri tersebut menggunakan senjata tajam (Sajam) berupa mandau, Rabu (9/5) lalu.

“ Pelaku mengaku nekat melakukan penganiayaan ini lantaran sakit hati. Soalnya, pelaku sempat dekat dengan korban yang perempuan (Sa, Red), sewaktu perempuan itu sedang bermasalah dengan suaminya (Hd, Red),” kata Damus kepada harian ini, Rabu (16/5).

Bahkan sewaktu dekat, lanjut Damus, Adi juga mengaku memberikan uang kepada Sa, namun belakangan Sa malah kembali kepada Hd, suaminya.

“ Itulah membuat pelaku kesal dan melakukan penganiayaan tersebut,” ucap Kasat, lagi.

Nah, ketika Adi mengetahui Sa kembali mendatangi suaminya, sakit hati Adi memuncak. Sehingga dinihari itu, Adi mendatangi kediaman Hd dan Sa di Jalan Panjaitan dalam kondisi mabuk serta berbekal sebilah mandau. Tiba di rumah Sa, Adi kemudian menerobos masuk ke dalam rumah.

“ Begitu berada di dalam rumah, pelaku langsung menebaskan mandau ke arah suaminya. Tapi serangan pelaku malah melukai pergelangan kanan Sa, setelah suaminya yang sedang menggendong anak berhasil menghindari tebasan pelaku,” terang Damus.

Rupanya keributan itu terdengar sampai sebelah rumah korban. Seorang kerabat korban langsung datang dan melihat Adi sedang mengacungkan mandau kepada Hd dan Sa. Maka secepatnya sajam di tangan pelaku berusaha direbut. Meskipun mengalami luka gores di bagian kaki, tindakan kerabat korban itu berhasil mengusir Adi.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke petugas Polres Kukar, sampai akhirnya Adi dibekuk Tim Alligator Satuan Reskrim Polres Kukar, setelah sempat seharian bersembunyi.

“Pelaku sudah ditahan untuk menjalani proses hukum selanjutnya. Sebilah mandau juga disita sebagai barang bukti,” ujar Damus. (bay)