1News.id, KutaiKartanegara – Lantaran mengedarkan Narkoba jenis sabu, Sabtu (5/6) lalu Unit Reskrim Polsek Loa Janan menangkap seorang kakek berusia 60 tahun, serta ibu rumah tangga (IRT) beranak 3. Kakek itu bernama M Aidil warga RT 12 Desa Purwajaya dan si IRT bernama Siti Rahma (32) warga RT 08 Desa Loa Janan Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar).

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, melalui Kapolsek Loa Janan AKP M Dahlan Djauhari mengatakan, dari tangan Aidil pihaknya menyita barang bukti berupa 2 poket sabu seberat 3 gram serta uang yang diduga hasil penjualan, sebesar Rp 100 ribu, bong dan lainnya. Sedangkan dari Siti, pihaknya mengamankan 8 poket sabu siap edar.

“ Kedua pelaku kami tangkap di lokasi dan waktu berbeda, bahkan mereka memang bukan satu jaringan. Kini mereka sudah ditahan sebagai tersangka, untuk menjalani proses hukum selanjutnya,” ucap Djauhari.

Terungkapnya bisnis sabu ini bermula adanya informasi yang diperoleh petugas Polsek Loa Janan. Dimana belakangan ini marak beredar sabu serta pesta Narkoba di kawasan Desa Purwajaya. Dari situlah Kapolsek mengerahkan sejumlah petugas dipimpin Kanit Reskrim Ipda Edy Hariyanto, melakukan penyelidikan ke lapangan.

“ Saya langsung kerahkan Kanit beserta anggota untuk melakukan penyelidikan dilapangan,” terang Kapolsek, lagi.

Alhasil, dari hasil penyelidikan diketahui pengedar yang kerap meresahkan masyarakat adalah Aidil, seorang pria berumur. Maka begitu melihat ada kesempatan, Sabtu (5/6) sekitar pukul 07.30 Wita, polisi langsung bergerak meringkus Aidil, ketika sedang keluar rumah.

“ Saat penggeledahan, di genggaman tangan kiri pelaku itu ditemukan 2 poket sabu,” terang Djauhari.

Mau tidak mau Aidil hanya pasrah digelandang petugas ke Kantor Polsek Loa Janan.

“Saya terpaksa mengedar sabu karena tidak punya pekerjaan untuk memenuhi keperluan sehari-hari. Kini saya menyesal,” ucap Aidil.

Sekitar 2 jam kemudian, Kanit Edy Hariyanto bersama sejumlah anggotanya kembali bergerak memburu terduga pengedar sabu lainnya. Sasaran berikut ternyata pemain sabu di Desa Loa Janan Ulu, belakangan diketahui terduga pemain sabu dimaksud adalah Siti Rahma.

Sekira pukul 10.00 Wita, polisi meringkus Siti yang ketika itu sedang asyik mencuci pakaian di kediamannya.

“Ketika dilakukan penggeledahan di kediaman Siti, petugas kami menemukan 8 poket sabu siap edar. Disembunyikan Siti dalam bekas tempat bedak. Kedua pelaku yakni Aidil dan Siti dijerat Pasal 114 Ayat 1 Junto Pasa Pasal 127 Ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika. Mereka terancam pidana penjara di atas 5 tahun,” kata Djauhari. (Bay)