Parina, TKI Asal nusawungu,Cilacap(berjaket) berpelukan erat dengan putrinya Sunarti warga RT2/2 Nusawungu Cilacap setelah tiba.(12/4) foto: imdadu rohman.

1News.id, Cilacap – TKI bernama Parinah (55thn) yang selama hampir 21 tahun tanpa kabar (menurut menurut menantunya, Imdadu Rohman) Pad Kamis, (12/4) telah kembali ke rumah anaknya bernama Sunarti di RT 2/2 Desa Nusawungu Cilacap.

Keharuan nampak terjadi saat Parinah bertemu dengan keluarganya tersebut, peluk keharuan nampak dari anak anaknya yang ketika melihat Orang tuanya ada di depan mereka.

Menurut Parinah selama hampir 21 tahun Ia bekerja di London, Inggris hanya sekali sempat berkirim surat ke keluarganya di Cilacap dan mendapat balasan, yakni sekitar tahun 2005, namun setelah itu tidak lagi, usut punya usut ternyata surat lain yang Ia kirimkan di tahan oleh majikannya.

“Sejak saya betangkat ke Inggris, saya hanya sekali berkomunikasi dengan keluarga di Cilacap dan Banyumas, namun setelah itu benar benar terputus.” Ungkapnya melalui Telpon.

Parinah juga mengatakan selama Ia bekerja sebagai asisten rumah tangga di Inggris ,normal saja. Ia biasa melakukan pekerjaan sesuai dengan apa yang menjadi kewajibannya.Hanya saja selama itu Ia tidak mendapatkan kebebasan untuk sekedar pulang ke Indonesia mengunjungi keluarga.

“Majikan bilang nanti saja kalaubingin pulang, kumpulkan uang sebanyak banyaknya.”Tambah Parinah.

Parinah juga mengungkapkan selama Ia bekerja hanya sekali mendapatkan gaji, dan itupun langsung di kirim ke keluarganya di Cilacap dan Kemranjen Banyumas.

Mengenai kepulangannya Parinah mendapatkan bantuan dari staf KBRI di Inggris bernama Anissa.” Beliau yang membantu saya untuk bisa keluar dari Inggris, dan saya pun merasa bahagia sekali.” Paparnya.

Ketika di tanya langkah selanjutnya, Parinah menjawab sementara ini akan berkumpul dengan keluarganya.” Saya belum pikirkan apapun selain berkumpul dulu dengan keluarga.” Pungkasnya.

Sebelumnya ramai di beritakan bahwa seorang TKI bernama Parinah selama hampir 21 tahun tidak bisa pulang akibat di larang oleh majikannya.

Parinah bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di keluarga Ala’a M Ali Abdallah sejak 1999 di Arab Saudi. Ia lalu tercatat pindah ke Inggris pada 28 Mei 2001, mengikuti kepala keluarga tersebut yang pindah tugas dokter ke Inggris.(*)