Modusnya Beli Makanan, 36 Buah HP Jadi Barang Bukti

1News.id, Kutai Kartanegara – Beralasan mau membeli banyak makanan di warung kopi atau rumah makan, malah mencuri HP. Begitulah yang dilakukan Amirullah (50), warga Jalan Flamboyan, Kelurahan Loa Buah, Samarinda kepada sejumlah warga di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Namun apes bagi Amirullah. Rabu (3/1/2018) pagi, sekira pukul 11.00 Wita, pria bermodel rambut pendek itu dibekuk petugas Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Kukar yang  dipimpin Ipda Aksaruddin Adam.

“ Begitu Amirullah tertangkap, petugas kami langsung mengembangkan penyelidikan. Maka penadah atau orang menampung HP hasil curian Amirullah, juga ikut diciduk,” ucap Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar didampingi Kasat Reskrim AKP Yuliansyah kepada harian ini.

Sementara penadahnya bernama Yusuf (28), warga Jalan Lambung Mangkurat Samarinda. Sehari-hari pemuda itu membuka usaha sebuah konter HP di bilangan Stadion Segiri, Samarinda. Tak ayal lagi, Yusuf juga digelandang petugas ke Kantor Polres Kukar di Tenggarong bersama Amirullah, untuk menjalani proses hukum selanjutnya.

“Dari kedua pelaku (Amirullah dan Yusuf, Red.) disita barang bukti HP berbagai merk, sebanyak 36 buah,” kata Yuliansyah, lagi.

Terungkapnya aksi kejahatan Amirullah bersama Yusuf, bermula dari sejumlah pengaduan disampaikan warga Tenggarong ke Polres Kukar. Maka sejumlah petugas Unit Opsnal Sat Reskrim kemudian dikerahkan menyelidiki. Polisi berpakaian layaknya warga biasa itu menyebar ke sejumlah lokasi yang biasa jadi sasaran aksi Amirullah.

“Modus dilakukan Amirullah adalah datang ke warung kopi atau rumah makan di sejumlah tempat di Tenggarong. Kemudian dia memesan makanan, misalnya gorengan dan lainnya, dalam jumlah banyak. Ketika si pemilik warung atau rumah makan sibuk mempersiapkan makanan dipesannya, Amirullah cepat bergerak mencuri HP,” jelasnya.

Nah, ketika masih belum menyadari jika HP miliknya sudah berpindah tangan, tanpa banyak bicara Amirullah langsung kabur. Namun jika belum sempat mengambil HP, maka si korban kemudian diajak Amirullah naik motor ke suatu alamat di Tenggarong. Alasannya, si korban diminta menemui atasan pria itu untuk memperlihatkan makanan sudah dibuat, kemudian menerima pembayarannya.

“Keterangan beberapa korban, menyebutkan diajak pelaku naik motor kemudian diturunkan di depan Bank BRI terletak di Jl Danau Aji Tenggarong. Jadi beberapa waktu terakhir, sejumlah anggota kami nongkrong di kawasan tersebut. Ternyata tadi pagi melihat pelaku sedang menurunkan seorang calon korbannya, jadi langsung ditangkap,” kata Yuliansyah. (bay)

Komentar

komentar