1News.id, Kutai Kartanegara – Tak hanya di Kecamatan Sangasanga, peredaran narkoba juga beredar Kecamatan Loa Kulu. Terbukti Rabu (3/1/2018) siang kemarin, sekitar pukul 13.00 Wita, petugas Polsek Loa Kulu menangkap Isriansyah alias Isran (48) warga Dusun Lempatan Baru Desa Jembayan Tengah Kecamatan Loa Kulu itu. Dari tangan Isran ditemukan barang bukti berupa 1 poket sabu.

“Pelaku (Isran, Red) harus nginap gratis alias ditahan di Kantor Polsek Loa Kulu, untuk menjalani proses hukum. Karena perbuatannya memiliki barang diduga Narkoba jenis sabu itu melanggar Pasal 114 Ayat 1 Junto Pasal 112 Ayat 1 Junto Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika,” ungkap Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar didampingi Kapolsek Loa Kulu AKP Ade Harri Sistriawan kepada harian ini.

Isran diringkus polisi di bilangan jalan poros Loa Kulu-Loa Janan, tepatnya di depan Kantor PT Ansaf terletak di RT 18 Desa Loa Kulu Kota. Memang beberapa saat sebelumnya, petugas piket Polsek Loa Kulu mendapat informasi jika belakangan ini, sering terjadi transaksi Narkoba jenis sabu oleh kalangan karyawan tambang. Dari situlah polisi kemudian bergerak menyelidiki.

“Dalam penyelidikan oleh petugas kami, ditemukan terduga pelaku yang sehari-hari berstatus karyawan sebuah perusahaan tambang batu bara di Loa Kulu, tak lain Isran. Maka anggota terus memantau gerak-gerik Isran,” kata Kapolsek Ade Harri.

Nah, rupanya kecurigaan polisi tidak keliru. Begitu melihat ada kesempatan, polisi langsung menghadang langkah Isran ketika melintas di TKP, yakni jalan raya Desa Loa Kulu Kota. Begitu digeledah pada bagian sebelah kanan saku celana Isran, ditemukan 1 poket sabu. Pria itu tak lagi berkutik ketika polisi menemukan barang terlarang dimilikinya. Isran terpaksa manut saat digelandang petugas ke Kantor Polsek Loa Kulu untuk menjalani penyidikan.

“Warga memang resah dengan maraknya peredaran Narkoba di kalangan karyawan tambang batu bara ini. Karena itulah kami bertekad mengungkap sekaligus meringkus pelakunya,” tambah Ade Harri sembari menyebut penindakan terhadap pelaku juga bagian upaya pihaknya menciptakan situasai keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) yang aman kondusif, melalui kegiatan cipta kondisi (Cipkon) dengan sasaran premanisme, judi, Narkoba, sajam, senpi dan berbagai bentuk pencurian, seperti Curat, Curas dan Curanmor.(bay)

Komentar

komentar