Kasintel Soeryadi Sembiring (kanan) memberikan pengarahan dan pembinaan hukum terkait proyek jalan desa di Klapagading kepada para pelaksana yang terlibat dalam proses rampungnya jalan desa tepat waktu. (*)

1News.id, Banyumas – – Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Purwokerto melakukan pengawalan dan pengamanan proyek pembangunan jalan desa ruas Dusun 3 dan dan Dusun 1 Desa Klapagading, Wangon. Tim beserta Kepala Desa Rudianto, dan Djaedi dari Unit PU Jatilawang serta babinsa Sunarto dan babinkamtibmas Aipda Mugi serta direktur CV. Globalink Evit Nurfiani.

Direktur CV Globalink mengatakan proyek yang harus mendapatkan pengawalan dan pengamanan dari Kejari Purwokerto agar berjalan lancar. Pihaknya meminta arahan, agar dapat mengeliminasi permasalahan apa saja yang ada di lapangan dan potensi risiko yang akan muncul setelah dan sesudah pembangunannya.

“Kami mohon TP4D Kejari Purwokerto memberi pengawalan dan pengawasan. kami siap menerima masukan dan kritikannya,” ujar Evit di lokasi jalan yang telah dibuat.

Ketua TP4D yang juga Kasi Inteleijen (Asintel) Kejari Purwokerto menyatakan kesiapannya untuk melakukan pengawalan dan pengawalan proyek yang sangat penting terhadap peningkataan kesejahteraan dan perekonomian di Banyumas terutama di desa ini .

“Kami selalu siap mengawal dan mengamankan proyek pembangunan di desa dan daerah. Agar apa yang dilakukan sesuai aturan UU.”Ungkapnya.

TP4D memiliki payung hukum sesuai intruksi presiden Nomor 7. Sedangkan struktur TP4D ada bidang Intelijen, perdata, tata usaha negara dan khusus.Tujuan TP4D adalah terserapnya anggaran dan mencegah terjadinya tindak pidana korupsi setiap tahapan pelaksanan proyek pembangunan dengan mengedepankan sisi pencegahan.

“Diharapkan ini dapat menjadi contoh bagi desa lain agar lebih transparan dan akuntabel dalam penggunaan anggaran.”Tambahnya.

Pengecekan di lakukan dengan cara menganalisa spek mengukur kembali panjang jalan yang telah di tetapkan yakni 500 meter. dari papan info yang di pasang untuk publik bahwa pengerjaan tersebut berasal bankeu provinsi TA 2017 Dan Dana Desa dengan anggaran Rp 195.000.000, 00. Sebelumnya telah di lakukan pula pengawalan jalan menuju Dusun 1 ke Dusun 3 dengan pelaksana CV Cipta Sarana Teknik dengan dana Rp 200.000.000, 00,-.

Sementara Rudianto saat di tanya wartawan tentang proyek desa yang meminta pengawalan TP4D mengungkapkan bahwa tujuan kerjasama dengan Kejaksaan adalah tidak berarti melangkahi birokrasi struktural, namun lebih kepada membina hubungan baik dengan kejaksaan yang selama ini jarang terjadi bagi setingkat desa.

“Pemdes Klapagading memaksimalkan para penyelenggara negara untuk bersinergis supaya bila ada hal yang bertentangan dengan hukum dapat di minimalkan. Jadi ketika kami memanfaatkan anggaran tidak was was karena ada yang mengarahkan dan mengawal.”Urainya setelah selesai giat pengawalan. (*)

 

Komentar

komentar