Alasan Beli, Langsung Bawa Kabur 36 Gram Emas

1News.id, KutaiKartanegara – Jumat (15/9) pagi sekitar pukul 09.00 Wita, sepasang suami istri mendatangi sebuah toko emas di Jalan Danau Semayang, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar). Saat itu mereka datang menggunakan sebuah sepeda motor merek Honda Beat warna biru putih.

Setibanya di toko, suami istri itu langsung turun dari sepeda motornya dan beralasan melihat emas di dalam kaca etalase. ” Ibu saya mau liat kalung itu? kata wanita itu sambil menunjuk kalung yang mau dilihatnya,” kata Ibu Nafsiah (50) pemilik Toko Emas Al Fath Nur Rizky saat menceritakan kronologis kejadiannya.

Ketika itu, lanjut Nafsiah, wanita yang diperkirakannya berusia sama dengannya itu meminta kepadanya untuk melihat dua kalung serta gelang dan sebuah liontin huruf ‘ M ‘. Tanpa curiga, Nafsiah yang saat itu menjaga toko sendirian, mengeluarkan emas yang di tunjuk kemudian di susun di atas etalase.

” Saya sama sekali tidak curiga, kemudian saya lihat suaminya pergi ke sepeda motor dan tinggal istrinya saja di depan saya. Ketika saya sedang menulis di buku, wanita tersebut lari sambil membawa emas di atas etalase dan kabur menggunakan sepeda motor bersama suaminya,” jelas Nafsiah kepada polisi yang melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

Melihat emasnya di curi, Nafsiah sontak berteriak maling. Namun saat itu, tak satupun warga yang mengejar, hanya melihat saja. Mengenai aksi pencurian itu, terang Nafsiah, hanya terjadi 10 menit saat mereka datang ke toko.

” Emas yang di curi yakni kalung dua buah,  satu gelang dan sebuah liontin huruf M dengan total berat 37,51 gram. Kalau saya hitung-hitung kerugian saya mencapai Rp 18 juta,” beber Nafsiah.

Usai mencuri emas di tokonya, Nafsiah melihat mereka kabur ke arah Jalan Danau Aji. Mengenai ciri-ciri pria yang mengendarai sepeda motor, Nafsiah memaparkan berbadan tinggi besar, berkulit hitam dan saat itu menggunakan baju kaos hitam.

” Awalnya mereka juga datang dari arah Jalan Danau Aji, setelah mencuri mereka juga kabur ke arah Jalan Danau Aji. Sayangnya saja sewaktu saya teriak, tak ada yang mengejarnya,” aku Nafsiah.

Usai kejadian itu, Nafsiah diminta untuk melapor ke Polsek Tenggarong.

” Laporannya sudah saya terima. Yang kami sayangkan saat melakukan pengecekan di lokasi kejadian, kami tidak melihat adanya kamera CCTV di tokonya,” kata Wakapolsek Tenggarong, Iptu Tuhu saat mengecek di lokasi kejadian bersama dua anggota.

Untung saja, tambah Tuhu, ada sejumlah toko di sekitar Jalan Danau Semayang yang memiliki kamera CCTV dan mengarah ke jalan.

” Rekaman CCTV dari sejumlah toko kami minta guna penyelidikan di lapangan,” tegas Tuhu.

Dengan adanya kejadian ini, Tuhu mengimbau kepada seluruh masyarakat yang memiliki tempat usaha, baik toko emas, elektronik dan lain sebagainya, agar bisa memasang kamera CCTV. Pasalnya hal tersebut sangat membantu apabila terjadi hal yang tidak di inginkan, seperti pencurian.

” Kalau bisa setiap toko emas dan termasuk toko-toko tempat usaha di pasangi kamera CCTV. Bahkan yang sudah ada namun rusak, segera di perbaiki, demi keamanan bersama,” harap Tuhu. (Bay)

Komentar

komentar