1News.id, Banyumas – Sekertaris Jenderal MPR Jakarta Ma’Ruf Cahyono pada Sabtu (16/4/17) di SMP Negeri Wangon datang menghadiri temu kangen dengan para Alumni sekolah  tersebut yang di adakan di area SMP 1 Wangon. Kehadiran Sekjen tidak lain adalah karena Ma”ruf merupakan lulusan tahun 1983 bersama Profesor Sugiantoro dan Kepala Desa Subejo serta 160 orang lainnya.

Dalam kesempatan tersebut Ma’ruf mengaku gembira dapat berkumpul kembali dengan rekan rekannya setelah 34 tahun tidak mengadakan acara temu kangen. Selain berkumpul, Ia di daulat oleh para siswa yang masih bersekolah guna menyampaikan pesan untuk meraih cita cita yang di inginkan.Menurutnya bahwa salah satu terwujudnya c ita cita adalah selalu belajar dan di siplin dalam menjalankan kewajiban sebagai siswa.

“Pendidikan guru yang bagus di sekolah merupakan modal utama agar pencapaian di segala bidang dapat terlaksana, seperti halnya sekolah ini yang mempunyai prestasi apik di Banyumas.” Ungkapnya.

“Tidak hanya mendengar tapi melihat sendiri, sehingga ini modal guna menghasilkan Sumber daya manusia tidak hanya bagi dirinya sendiri, tapi juga bagi bangsa dan Negara.”Tambahnya.

Sugiantoro saat menyampaikan arti pentingnya siswa wajib Pramuka dalam sarasehan temu alumni SMP N 1 Wangon angkatan 1983.

Alumni lain, Sugiantoro yang merupakan Dosen di insitut Teknologi Bandung, Jawa Barat menyoroti Ekskul Kepramukaan di Almamaternya. Ia pun merasa bangga pada anak anak yang mempunyai prestasi hingga keluar negeri mengikuti kegiatan Jambore di Jepang.

“Sangat bagus menerapkan aturan wajib Pramuka bagi siswa, karena dengan Pramuka melatih anak anak sejak dini untuk hidup mandiri, dan perlu di ingat saat sekarang sulit mencari orang yang mau hidup di hutan dengan kemandiriaannya, maunya habis lulus sekolah, kuliah ya hidup di kota.”Paparnya saat berbicara dalam sarasehan Alumni.

Sementara Ketua Panitia temu kangen,Subejo Kepala Desa Wangon yang juga alumni mengutarakan kebahagiaannya dengan temu kangen ini. Menurutnya ini adalah sebagai langkah awal membina kerjasama.

“Perlu di ketahui bahwa jebolan sekolah ini banyak di antaranya yang telah menjadi pejabat tinggi di beberapa Instansi, dan yang belum berhasil pun akan kita bantu sekuat tenaga agar mampu menjadi penopang keluarga, bangsa dan Negara.” Pungkasnya.