Menyalip Kendaraan di Depannya dan Terjatuh

1News.id, Kutai Kartanegara – Jumat (2/11) siang sekitar pukul 13.30 Wita, kecelakaan naas terjadi di atas Jembatan Mahakam, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar). Seorang gadis belia bernama Vhenisa Zuliayani (13), warga Jalan Tanjung Gersik, Rt 02, Desa Perjiwa, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kukar tewas menggenaskan.

Gadis yang masih berstatus pelajar kelas 2 SMP ini tewas setelah bagian kepalanya terlindas ban truk bermuatan material usai terjatuh dari sepeda motor Yamaha Mio Soul GT warna putih KT 5380 OW yang dikendarainya. Akibatnya, helm standar yang digunakan Vhenisa pecah bersama dengan kepalanya.

Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen, melalui Kasat Lantas AKP Afrian Satya Permadi menerangkan, kecelakaan ini berawal saat Vhenisa mengendarai sepeda motor dari arah Samarinda menuju Tenggarong dengan kecepatan tinggi. Setibanya diatas jembatan, Vhenisa berusaha menyalip kendaraan yang ada di depannya.

“ Jadi waktu itu korban menyalip mobil di depannya melalui sisi kanan jalan. Bahkan korban juga berusaha menyalip truk yang ada di depan mobil itu juga,” kata Afrian kepada harian ini saat dikonfirmasi.

image1

Setelah berhasil menyalip, lanjut Afrian, mendadak sepeda motor Vhenisa goyang atau oleng. Kemudian Vhenisa terjatuh dan terseret ke kiri jalan.

“ Nah waktu itulah kecelakaan itu terjadi. Ada saksi yang melihat korban terjatuh di tengah truk yang di salipnya dan kepalanya terlindas ban belakang truk tersebut. Tapi pengemudi truk yang tidak diketahui identitasnya itu tidak sadar dan tetap melanjutkan perjalanannya. Bahkan sampai malam ini (Jumat,Red.) kita masih cari keberadaan truk berwarna kuning yang katanya mengangkut material itu,” terang Afrian, lagi.

Setelah kejadian itu, warga yang melintas langsung bergegas menutup tubuh Vhenisa menggunakan kardus. Tak lama setelah kejadian, petugas dari Unit Lakalantas Polres Kukar tiba di lokasi dan mengevakuasi jasat Vhenisa untuk dibawa ke RSUD AM Parikesit Tenggarong.

“ Evakuasi dilakukan sekitar pukul 2 siang. Jasad korban langsung kita bawa ke rumah sakit untuk divisum dan setelah itu kita serahkan ke pihak keluarga,” tutur Afrian.

image2

Dengan adanya kejadian ini, Afrian mengimbau kepada seluruh masyarakat, baik yang di Kukar maupun dari luar Kukar agar mematuhi aturan atau marka jalan di Jembatan Mahakam Tenggarong.

“ Disitu kan garis tengahnya tidak putus-putus, yang artinya jangan menyalip diatas jembatan. Apalagi ditambah angin diatas jembatan sangat kencang, sehingga dapat menyebabkan pengendara sepeda motor bisa kehilangan kendali dan itu sangat berbahaya. Untuk itu saya berharap ini jadi pelajaran bagi kita semua, jangan sampai hal semacam ini kembali terjadi dan memakan korban jiwa lagi,” tegasnya. (bayu)