1News.id, Kutai Kartanegara – Mahfud (14) baru selesai mencuci motor di pencucian kendaraan terletak di Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Loa Janan Ilir, pada Kamis (1/12) sore. Ketika itulah pelajar SMP kelas 3 ini ‎dihampiri seorang pria, belakangan diketahui bernama Kacong (22) yang tingga di Jl Cipto Mangunkusumo, Samarinda Seberang. Kacong lalu minta Mahfud mengantarkan ke rumah kawannya di dekat SPBU Kilometer 1 Loa Janan untuk mengambil mobil.

“Mahfud lalu mengantarkan Kacong ke alamat dimaksud. Tidak tahunya Kacong belakangan merampas motor dipakai Mahfud,” kata Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen didampingi Kapolsek Loa Janan AKP Urdianta Asta Praja Batyaleri kepada wartawan.

Ya, semula Kacong diantarkan Mahfud ke dekat SPBU Kilometer 1 Loa Janan. Tidak tahunya ‎Kacong kembali minta diantarkan menemui kawannya itu di Jl Manunggal, Desa Loa Janan Ulu. Tapi setibanya di Loa Janan Ulu, Kacong bilang lagi jika mobil dimaksud dibawa kawannya di Kilometer 4 Loa Janan. Selanjutnya Mahfud mengantar Kacong ke lokasi dimaksud. Namun saat melintas di Kilometer 3 Loa Janan, Kacong sempat berhenti membeli nasi bungkus dan minta Mahfud menunggu.

“Setelah itu pelaku (Kacong, Red) memaksa korban (Mahfud) duduk di belakang. Jadi motor dikemudikan pelaku,” ujarnya lagi.

Rupanya motor dipacu Kacong ke Jl‎ HM Rifadin RT 25 Desa Loa Janan Ulu. Di situ pelaku pelaku meminta korban agar turun dari motor. Pada saat itu korban menolak sehingga dipukul pelaku dan jatuh. Tapi Mahfud terus berupaya mempertahankan motor Honda Beat KT 3163 NZ itu sehingga terseret dan mengalami patah tulang lengan sebelah kiri.

“Korban lalu melaporkan aksi begal pelaku ke petugas kami. Nah Jumat (2 12) malam pelaku dibekuk di wilayah Samarinda beserta motor dibegalnya dari korban. Rupanya pelaku sedang membeli 1 poket sabu setelah sukses melakukan kejahatan. Belakangan diketahui pula, pelaku merupakan residivis kasus pencurian yang belum lama bebas dari penjara,” tambah kapolsek.(bayu)