Belinya dari Pengedar Kakak Beradik di Tenggarong

1News.id, Kutai Kartanegara – Terhitung sejak 16 November 2016 kemarin, Satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Operasi Zebra 2016 guna menindak pengguna kendaraan yang melanggar aturan berlalu lintas. Seperti tidak memiliki dan membawa Surat Ijin Mengemudi (SIM) dan lain sebagainya.

Nah, ada hal yang menarik saat Polantas Kukar menggelar Operasi Zebra Kamis (17/11) siang di bawah gunung Jalan Akhmad Dahlan, tepatnya di samping Lapangan Pemuda Tenggarong. Terdapat seorang pemuda mendadak membalikarahkan sepeda motor yang dikemudikannya dari arah SMKN 1 Tenggarong saat melihat sejumlah polisi melakukan pemeriksaan.

Karuan saja, dua anggota Polantas yakni Brigadir Rahmad dan Bripda Putra yang sedang berjaga diatas tanjakan langsung mendatangi pemuda tersebut.

“ Dia pergi meninggalkan sepeda motornya dipinggir jalan dan naik ke gunung tanah di samping rumah warga. Saat kembali, saya tanya habis ngapain? Dia menjawab habis buang air kecil,” kata Bripda Putra kepada harian ini.

Tak lama kemudian, lanjut Putra, warga pemilik rumah tempat pemuda itu berhenti mendadak keluar dan mengatakan kepada anggota ada barang yang dibuang oleh pemuda itu.

“ Sempat kita cari-cari tapi tidak ketemu, tapi tidak lama kemudian ibu pemilik rumah berhasil menemukannya dan memberikannya kepada kami. Barang itu sebungkus rokok dan berisikan narkoba jenis Pil Koplo sebanyak 32 butir,” ucapnya.

Usai diamankan, pemuda bernama Firmansyah warga Jalan Kejawi, Kelurahan Rapak Lambur, Tenggarong itu langsung diserahkan ke Satuan Resnarkoba Polres Kukar guna menjalani pemeriksaan.

“ Warga yang diserahkan anggota Polantas itu langsung kita mintai keterangan. Dia (Firmansyah,Red.) mengaku hanya membeli dan mendapatkannya dari pengedar yang tinggal di Jalan Loa Tebu Tenggarong bernama M Ramli. Selanjutnya saya perintahkan anggota untuk mendatangi rumah Ramli tersebut,” kata Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen, melalui Kasat Resnarkoba AKP Syakir Armand.

Ramli pun berhasil ditangkap dirumahnya di Jalan Loa Tebu, Rt 06, Kelurahan Loa Tebu, Tenggarong siang hari. Dari tangan Ramli, anggota Resnarkoba mengamankan sebanyak 64 butir Pil Koplo lagi.

“ Ternyata saat kita lakukan penggeledahan, kakaknya Ramli bernama Mamat Effendi alias Amad (40) juga pengedar Pil Koplo. Waktu kita geledah kamar Amad, anggota menemukan 124 butir Pil Koplo lagi yang disembunyikan di tempat tidurnya,” ungkap Syakir.

Dua kakak beradik itupun langsung dibawa ke Mapolres Kukar untuk diperiksa beserta sejumlah pembeli untuk dijadikan saksi. Mereka mengaku sudah lama berjualan Pil Koplo. Barang itu mereka beli di bandar yang berbeda, bahkan waktu hendak melakukan penangkapan, bandar-bandar mereka berhasil melarikan diri dan hanya ratusan Pil Koplo saja yang kita temukan.

“ Hanya kakak beradik ini saja yang kita tetapkan sebagai tersangka, sementara Firmansyah dan dua orang lainnya kita jadikan saksi saja. Bahkan salah satu saksi merupakan Staff Tata Usaha (TU) di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Tenggarong yang kita amankan sewaktu membeli dengan Amad,” beber Kasat. (bayu)