Tiga Bulan Pacaran, Tujuh Kali Melakukan

1News.id, Kutai Kartanegara – Nekat menyetubuhi seorang gadis belia berusia 16 tahun, sebut saja Mawar, seorang pria bernama M Risman (32) warga Desa Loa Pari, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar) ditangkap aparat Polsek Tenggarong Seberang. Risman sendiri ditangkap Minggu (28/8) lalu usai dilaporkan pihak keluarga Mawar.

“ Pelaku kami tangkap setelah orang tua korban melapor secara resmi ke Polsek Tenggarong Seberang. Pelaku kami tangkap di kosan tempatnya tinggal di Desa Manunggal Jaya, Tenggarong Seberang,” kata Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen, melalui Kapolsek Tenggarong Seberang AKP Andin Wisnu Sudibyo kepada harian ini, Sabtu (3/9).

Andin menerangkan, selain menyetubuhi Mawar, Risman juga dilaporkan telah membawa lari Mawar selama dua hari sejak, Jumat (28/8) lalu. Saat itu Mawar diinapkan di kosan tempat Risman menetap. Belakangan, Minggu (28/8) malam sekitar pukul 22.15 Wita, Risman menghubungi orang tua Mawar dan memberitahukan kalau Mawar bersamanya di kos.

“ Nah dari situlah orang tua korban kaget dan langsung ke Polsek untuk meminta bantuan. Setelah itu anggota saya mendampingi orang tua korban menuju kosan tempat pelaku dan korban berada,” tuturnya.

Setibanya dikosan Risman, orang tua Mawar dan polisi menemukan keduanya. Kemudian, lanjut Kapolsek, Mawar dan Risman dibawa ke Mapolsek Tenggarong Seberang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“ Waktu ditanya oleh orang tua korban, pelaku mengakui bukan hanya membawa lari korban, tapi juga telah menyetubuhinya. Orang tua korban langsung tak terima dan melaporkan pelaku secara resmi,” jelas Andin.

Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan pemeriksaan terhadap Mawar dan Risman. Keduanya mengaku sudah berpacaran dan melakukan hubungan badan sebanyak tujuh kali. Satu kali dirumah orang tua Risman di Desa Loa Pari, kemudian enam kali di kosan Risman.

“ Iya benar. Pertama kali itu saya lakukan setelah 10 hari berpacaran dengan dia (Mawar,Red). Itu saya lakukan dirumah orang tua saya saat mereka tidak dirumah. Kemudian saya melakukannya lagi enam kali di kosan saya. Itu saya lakukan semua selama tiga bulan saya berpacaran dengan dia,” aku Risman kepada harian ini saat ditemui di Polsek Tenggarong Seberang.

Risman mengaku ingin menjalin hubungan serius dengan Mawar. Bahkan Risman juga menjanjikan kepada Mawar akan menikahinya.

“ Awal pertama kali saya melakukannya karena dia curhat kepada saya mau membeli buku sekolah, tapi tidak ada uang. Saya langsung menjanjikan kepada dia akan membelikan buku itu apabila mau melakukan hubungan badan sama saya. Ternyata dia mau dan kami melakukannya,” jelas duda anak satu ini.

Kemudian, tambah dia, mengenai laporan kalau dirinya telah membawa lari Mawar, sepenuhnya tidak benar. Risman mengaku mendapat pesan singkat (SMS) dari Mawar kalau Mawar sudah tidak betah dirumah dan ingin pergi dari rumah.

“ Jadi dia yang mau pergi dari rumah dan saya menjemputnya. Awalnya tidak jadi kabur, besoknya baru kabur. Setelah itu saya bawa ke kosan tempat saya tinggal,” kata Risman.

Sementara itu, Andin menambahkan, Mawar merupakan siswi kelas 2 SLTA di Tenggarong Seberang. Saat dimintai keterangan, Mawar mengaku tidak ingin kabur, tapi malah dibawa kabur oleh Risman. Terkait kasus ini Risman sudah ditetapkan sebagai tersangka dan mendekam dalam penjara.

“ Pelaku kami jerat dengan Pasal 82 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya. (bayu)