Beralasan Bisa MENGOBATI Penyakit Guna-guna

1News.id, Kutai Kartanegara – Seorang pria bernama Mahmud alias Abu (45) warga Handil Berkat, Kelurahan Teluk Pemedas, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar) ditangkap Aparat Polsek Muara Jawa, Minggu (11/9) sore. Penangkapan ini lantaran Abu telah melakukan pencabulan terhadap gadis berusia 16 tahu berinisial EY, warga Samboja. Menariknya lagi, pencabulan yang dilakukan Abu ini bermodus sebagai orang pintar atau dukun yang bisa mengobati penyakit.

Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen, melalui Kapolsek Muara Jawa AKP Justian menerangkan, pencabulan ini terjadi, Sabtu (3/9) pagi lasekitar pukul 13.00 Wita di sebuah penginapan yang berada di Jalan M Hatta RT 14 Kelurahan Muara Jawa Pesisir, Kecamatan Muara Jawa, Kukar. Saat itu Abu berencana akan mengobati EY dari penyakit yang di deritanya.

” Jadi orang tuanya menduga kalau korban ini terkena penyakit gaib atau diguna-guna karena sering teriak dan sakit disekujur tubuhnya. Nah pelaku yang mengetahui hal tersebut lalu saja mengambil kesempatan dalam kesempitan, dengan mengatakan kepada korban bisa menyembuhkan penyakit itu,” kata Justian kepada harian ini, Senin (12/9).

Gadis lugu yang sudah tak bersekolah itupun percaya dan menuruti apa yang dikatakan Abu. Saat di dalam kamar, Abu meminta agar EY membuka pakaiannya atau bugil. Saat itu Abu membuka dua botol air mineral dan memandikannya ke EY.

” Ternyata itu hanya akal-akalan pelaku saja. Dia tidak bisa mengobati orang, karena dia hanya penjual ikan. Melihat korban sudah tidak berpakaian, pelaku lalu menindih korban yang sedang duduk diatas ranjang dan mencabulinya,” ucap Kapolsek.

Sadar akan perbuatan Abu, lanjutnya, EY yang berada di dalam kamar nomor 3 itu berusaha berontak. Keributan di dalam kamar itu menjadi perhatian penjaga penginapan dan langsung ditegur. Melihat pintu kamar terbuka, EY yang sudah mengenakan pakaian bergegas pergi keluar. Ketika itu Abu mengejarnya dan membujuknya agar mau diantar pulang.

” Waktu sampai dirumah, korban belum menceritakan apa yang terjadi, ditambah lagi orang tua korban tidak curiga, karena pelaku sempat ijin akan mengantarkan korban berobat. Tapi setelah takut hal tersebut akan terulang, beberapa hari kemudian barulah korban menceritakan ulah pelaku kepada orang tuanya,” tutur Justian.

Mendengar hal itu, orang tua EY langsung geram. Mereka tak menyangka, Abu yang merupakan tetangganya sendiri tega melakukan hal tersebut kepada anak gadisnya. Kemudian, Minggu (11/9) pagi sekitar pukul 09.00 Wita, orang tua EY melaporkannya ke Polsek Muara Jawa.

” Setelah menerima laporan, anggota saya kerahkan untuk menangkap pelaku dirumahnya. Setelah diamankan, pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Muara Jawa,” ujar Justian, lagi.

Saat ini, tambah dia, Abu sudah mendekam dalam penjara dan ditetapkan sebagai tersangka. Untuk barang bukti, pihaknya mengamankan pakaian luar dan dalaman EY.

” Pelaku kita jerat dengan Pasal 76 E Jo Pasal 82 ayat (1) UURI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UURI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun pidana kurungan,” terang Justian. (Bayu)