1News.id, Samarinda – Mengalami gangguan jiwa, Syahruni (30 ), Warga kawasan perumahan lempake permai, gang mama, kecamatan samarinda utara, Kamis (04/8) sore tadi tewas setelah di tembak polisi. Pelaku tewas setelah perjalanan menuju ke rumah sakit karena mengalami pendarahan hebat di kedua kaki nya.

Sebelum nya, Syahruni mengamuk dan menyandera warga di dakat rumah nya. tak hanya itu, Syahruni juga menyerang sejumlah warga dan polisi yang mendekat menggunakan senjata tajam.

“Kita ambil tindakan tegas, pertama kita lumpuhkan menggunakan peluru karet di bagian kaki,tapi tetap melawan kemudian mendobrak rumah warga dan mencari sandera kembali. oleh sebab itu kita kemudian lumpuhkan dengan peluru tajam. Semua nya itu kita arahkan ke bagian paha kaki,tapi kita bawa ke rumah sakit ternyata pelaku kehabisan darah,” Kata Kapolsekta samarinda utara, kompol erick budi santoso.

Polisi masih belum mengatahui pasti motif pelaku mengamuk dan menyandera warga. Namun pelaku di ketahui mengalami gangguan jiwa.

Sandera Warga Dengan Sajam, Pria Stress Tewas Ditembak aa 2

 

 

“yang bersangkutan memang terindikasi mengidap gangguan jiwa sudah 9 tahun dan baru 2 minggu keluar dari rumah sakit jiwa. kemudian pelaku mengamuk dan menyandera pemilik warung. kita berusaha membujuk yang bersangkutan untuk keluar dan menyerahkan diri , tapi pelaku melakukan perlawan dan mengejar warga menggunakan parang,” tambah erick.

Dari tangan pelaku, polisi menyita senjata tajam yang di gunakan pelaku untuk menyadera dan menyerang warga. (David)