Dibawa ke Rumah Duka di Tenggarong, Besok Pagi Dikebumikan

SAMARINDA – Mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) H Syaukani HR atau Pak Kaning menghembuskan nafas terakhir, Rabu (27/7) sore pukul 16.26 Wita. Kepergian tokoh Otonomi Daerah (Otda) ini membuat seluruh masyarakat di Kalimantan Timur (Kaltim) merasa kehilangan, terutama bagi keluarga yang ditinggalkan.

Setelah kepergiannya, Pak Kaning meninggalkan istri yakni Ibu Dayang Kartini dan kedua putrinya Silvi Agustina dan Rita Widyasari. Sementara anak ketiga atau yang bungsu bernama Iink telah pergi lebih dulu beberapa tahun yang lalu.

” Innalillah wa innalilahi rojiun. Telah berpulang ayahanda saya Bapak Syaukani. Semoga khusnul khotimah. Maaf lahir batin atas segala kesalahannya,” ucap Rita dalam status blackberrynya.

Sebelum dipastikan meninggal, pihak dokter sudah melepaskan seluruh alat bantu yang terpasang di tubuh Pak Kaning. Itupun atas ijin dari pihak keluarga. Bahkan sejumlah kerabat dekat secara bersama-sama membacakan surah yassin sambil menangis.

Terdengar suara salah satu perawat pribadi Pak Kaning mengucapkan sekaligus membimbing Pak Kaning Lapaz Allah dan dua kalimat syahadat ditelinganya. Namun hampir 1,5 jam Pak Kaning telah pergi.

Setelah dipastikan meninggal oleh dua dokter. Jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Tenggarong. Rencananya jenazah akan dikebumikan Kamis (28/7) pagi sekitar pukul 10.00 Wita.

” Besok pagi akan dikebumikan di Makam Kelambu Kuning bersampingan dengan makam almarhum ibu beliau,” ucap Om Ameng, adek Dayang Kartini. (Bayu)