1News.id, Balikpapan – Kasus pembakaran yang menimpa seorang bocah asala Kutai Timur, Nesya (5) pada Kamis (7/7) lalu berujung pada penangkapan seorang pria bernama Ijur pada Sabtu (16/7) kemarin.

Ia diamankan petugas di salah satu toko bangunan di Km 5 Balikpapan Utara, sekitar pukul 20.00 Wita.

Setelah ditetapkannya pelaku dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), Polda Kaltim melancarkan pencarian. Hingga akhirnya Ijur berhasil diamankan Polres Balikpapan.

“Dia kita amankan saat sedang bekerja di toko bangunan di kilo 5 Balikpapan Utara, Ijur mengganti namanya menjadi Edi,” papar Kapolres Balikpapan, AKBP Jeffri Dian Juniarta.

Pelaku mengatakan, ia sempat kabur ke Banjarmasin, namun hanya selang beberapa jam ia memutuskan ke Balikpapan karena dirasa paling aman.

“Di Banjarmasin dia sempat mem7nta uang kekeluarganya, dia juga sempat bekerja di Balikpapan beberapa hari sampai akhirnya tertangkap,” pungkas Jeffri.

Korban yang bernama Nesya, anak dari Faturahman yang menjabat sebagai Ketua DPC PKS kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur diketahui hilang pada Kamis (7/7), kemudian pihak keluarga membuat laporan kehilangan keesokan harinya. Hingga pada Minggu (10/7) jasad korban ditemukan tak bernyawa sekitar 1 kilometer dari kediamannya.

Reporter: Esa Fatmawati.