1News.id, Balikpapan – Akibat kehabisan tiket, sebanyak 300 calon penumpang KM Bukit Siguntang tujuan Parepare, Makassar, Maumere, dan Kupang harus terlantar di Pelabuhan Semayang, Balikpapan.

Para calon penumpang ini sebagian besar adalah pekerja sektor tambang dan perkebunan. Mereka telah diputus hubungan kerjanya (PHK) dan bermaksud pulang ke kampubg halamannya.

Sayangnya, niat tersrbut harus ditunda lantaran kehabisan tiket kapal. Pasalnya, Pelni hanya mengeluarkan 640 tiket, san iu pun telah ludes terjual.

Dua pilihan yang diberikan pada para calon penumpang yakni, bertahan menunggu kapal berikutnya yang berangkat tanggal 17 Juli mendatang, atau kembali ke lokasi kerjanya.

“Sudah dua malam di Pelabuhan. Tapi sampai sekarang saya sama 8 orang lain yang sama saya belum dapat tiket,” papar Nurbaya salah seorang calin penumpang.

Rencananya, bila nantinya tidak mendapatkan tiket, ia dan 8 orang tersebut akan kembali ke lokasi kerja mereka di Kutai Timur.

Kepala Cabang PT Pelni Balikpapan, Firman R mengatakan, memang PT Pelni Balikpapan hanya kebagian 640 tiket. Sedangkan bagi penumpang tak memiliki tiket memang tidak bisa diberangkatkan.

“Kapal Motor Bukit Siguntang akan berlayar dengan tujuan Pare, Makassar, Maumere, dan Kuoang. Padahal di tempat tujuan tersebut juga akan ada penumpang yang naik. Semua ada 1636 penumoang lanjutan,” ungkap dia.

Dari jumlah keseluruhan tersebut, nantinya KM Bukit Siguntang akan mengantarkan 2300 an orang penumpang. Padahal, jumlah tersebut pun sebenarnya masih dibawah dispensasi Kementrian Perhubungan yang memberi dispensasi 3636 penumpang.

Reporter: Muhammad Iman