1News.id, Balikpapan – Melihat sang ibu diperlakukan kasar oleh penagih hutang, Agus Tani Padli (35) tidak tinggal diam. Menggunakan sejenis tongkat kayu dan tangannya sendiri, ia menghajar si dept collector hingga babak belur, hingga menyebabkan dirinya harus berurusan dengan pihak berwajib.

“Iya, dia kasar dengan ibu saya, dibentak, dimaki-maki sama itu karawan koperasi. Namanya saya anaknya, lihat ibu saya dikata-katai saya jadi emosi,” kata dia di Ruang Jatanras Sat Reskrim Polres Balikpapan, Senin (13/6).

Warga Gang Swadaya, Kelurahan Damai, Balikpapan Selatan ini mengaku, awalnya dia masih membiarkan korban, Atiqurrohman (29), membentak ibunya, namun setelah korban kembali menagih utang dengan kasar keesokan harinya, pelaku mencegat korban dan menghajarnya tak jauh dari rumah pelaku.

Kasat Reskrim Polres Balikpapan melalui Paur Subbag Humas Polres Balikpapan, Iptu Suharto menjelaskan, meskipun untuk membela ibunya perilaku kekerasan tidak dibenarkan. Pelaku kemudian diamankan oleh Jatanras Sat Reskrim Polres Balikpapan pada Minggu (12/6) lalu dikediamannya.

“Akibat penganiayaan yang dilakukan tersangka, korban memar di beberapa bagian tubuhnya¬†hingga mengalami pecah dibagian bibir. Selain itu korban juga sempat didorog sebelum dipukul punggungnya,” tambah Suharto.

Akibat penganiayaan tersebut, pelaku diganjar pasal 351 ayat 1 dengan ancaman hukuman 5 tahun masa kurungan. Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Balikpapan.

Reporter: Esa Fatmawati/ Editor: