1News.id, Balikpapan – Tindak pidana penipuan dilakukan oleh warga Pandansari, Kelurahan Margasari, Balikpapan Barat. Pelaku, David (30) dilaporkan oleh rekannya sendiri karena telah merugikan korban hingga 180 juta rupiah.

David mengaku, ia juga tertipu oleh oknum lain yang menawarkan keuntungan sebesar 30 persen setelah 2 bulan investasi.

Dengan berbekal dokumen palsu hasil rekayasanya sendiri yang mengatasnamakan sebuah perusahaan, David megatakan pada korban akan memberi keuntungan sebesar 20 persen dari investasi tersebut.

“Saya investasikan ke orang juga, tapi orang itu ternyata tidak ada. Karena saya tanggung jawab, saya bersedia dilaporkan dan diproses hukum,” kata David, Senin (13/6).

David berdalih ia tidak mengenal pelaku yang membawa kabur uang 180 juta rupiah tersebut. Menurutnya, setelah dua bulan pasca investasi, ia tidak mendengar kabar lagi dari orang yang menjanjikan.

Korban David adalah rekannya sendiri berinisial AK. Korban menyerahkan uang 180 juta rupiah tersebut menggunakan cek pada Februari silam, yang kemudian dicairkan oleh David.

“Pelaku ini menggunakan kop surat PT Onasis yang dia ambil sembarangan di internet. Itu dia lakukan supaya korban percaya terhadap pelaku,” papar Kasat Reskrim Polres Balikpapan, AKP Kalfaris T Lalo melalui Kassubag Humas Polres Balikpapan Iptu Suharto.

Suharto juga menjelaskan, petugas mengamankan pelaku setelah sebelumnya sempat berada di Bandung. Pelaku mengaku, di Bandung ia mengantar istrinya yang tengah mengandung.

Bersamaan dengan pelaku, Sat Reskrim Polres Balikpapan juga mengamankan beberapa lembar dokumen palsu yang salahsatunya menggunakan kop surat sebuah perusahaan kontraktor, PT Onasis.

20160613_125128

“Pelaku dikenai pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. Modus pelaku adalah dengan mengaku melakukan investasi pengadaan barang dengan menggunakan dokumen fiktif,” pungkasnya.

Reporter: Esa Fatmawati/ Editor: