1Newa.id, Samarinda – Satu rumah tunggal dan tiga bangsal berjumlah 36 pintu rata dengan tanah, setelah diamuk si jago merah. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.30 Wita itu secara tiba-tiba menggegerkan warga di kawasan Jalan Jakarta, Blok BO, Loa Bakung, Sungai Kunjang, Senin (20/6) siang tadi.

Belum diketahui secara rinci apa penyebab amukan si jago merah. Dari keterangan data sementara yang dihimpun, seorang warga sekitar yakni Andi Syahran menyebut, mendengar teriakan api seorang warga.

“Kaget langsung mati listrik, begitu keluar sudah menyala,” jelas pria yang akrab disapa Syahran.

Setelah itu, pria berbadan gempal itu mencoba membangunkan warga sekitar di saat jam istirahat. Warga berusaha memadamkan dengan alat seadanya lantaran keterlambatan sejumlah pemadam sampai ke titik kobaran api.

Sementara itu, belum ada pihak kepolisian yang berkomentar terkait peristiwa kebakaran tersebut. Namun, dari keterangan sejumlah warga, kebakaran disebabkan adanya korsleting listrik dari salah satu bangsal yang disewa warga.

Selama bulan suci tercatat sudah tiga kali peristiwa kebakaran melanda Kota Tepian. Cuaca yang cendrung memasuki musim penghujan ini tak membuat jago merah meredam. Api melalap tiga bangsal dan dua Rumah tunggal beserta harta benda yang berada di dalam rumah. berlangsung selama 45 menit. sekitar 45 lima pintu lenyap, rata dengan tanah, terpaksa sekitar 50 KK tak bisa merayakan hari raya Idulfitri dengan suka cita.

ditemui di lokasi kebakaran, BPBD Samarinda Kabid Kedaruratan dan Logistik, Makmur Santoso mengatakan, Kebakaran Tiga blok ini sangat singkat dan cepat terjadi. lantaran rumah warga berbahan kayu sehingga dengan cepat menjalar ke sekitarnya.

“Dari sejumlah saksi mata, ada warga yang memasak, tapi di tinggalkan begitu saja,” ujar dia.

sekitar 10 unit dan ratusan pemadam diterjunkan, api tak cepat menjalar kelain. api cukup cepat dikendalikan lataran terdapat kolam yang dijadikan petugas untuk mengambil air.

“Harta dan benda banyak yang tertinggal dan tinggal puing. Sementara yang menjadi kesulitan petugas adalah jalan yang cukup sempit karena jalan gang, serta banyaknya orang yang menonton, membuat petugas sedikit menglami kesulitan,” tandas Makmur.

IMG-20160620-WA004_crop_701x473

Reporter: Muhammad Zulkifli/ Editor: Esa Fatmawati