1News.id, Tana paser – Terkait pemindahan Kepala Sekolah (Kepsek) yang masa jabatannya masih dibawah 4 tahun, Kadisdik Paser, Shafruddin mengharap, dalam hal ini tidak ada unsur politik.

Batas masa jabatan Kepsek adalah 4 tahun, dan di pemindahan tidak boleh dilakukan kurang dari 4 tahun. Jika ada sebelum itu ada pemindahan, maka diminta jangan sampai ada unsur politik didalamnya.

“Terkait dengan peraturan Kemendikhum kepsek itu 4 tahun baru bisa di pindahkan, jangan nanti ada unsur politik belum genap setahun sudah dipindahkan padahal kepsek tersebut berprestasi,” ucap Shafruddin.

Disampaikan Shafruddin juga, jika ingin melihat perkembangan pendidikan di Kabupaten Paser, maka tidak boleh ada unsur politik dalam memutasi Kepsek.

“Tidak bisa seperti itu jika mau melihat pendidikan di Paser ini maju. Jangan sampai baru 6 bulan bertugas sudah dipindahkan dimutasi kesekolah lain, tunggu 4 tahun itu baru diperbolehkan,” jelasnya.

Lanjut Shafruddin juga menjelaskan kepsek juga memiliki sertifikat, namun karena masih keterbatasan APBD masih banyak Kepsek di Paser yang belum sertifikasi.

“Sertifikat kepsek ini sangat ketat, namun kita masih terbatas dana APBD. Lebih cepat kebutuhan kepsek dari pada ketersedian kepseknya,” ungkapnya.

Kenyataan nya dilapangan banyak tenaga pendiddik yang tidak bersedia atau tidak siap bertugas sebagai kepala sekolah, mengingat tanggung jawabnya yang cukup besar namun gajinya tetap sama dengan menjadi guru biasa.

“Kepsek itu memang bukan sebuah jabatan, tetapi merupakan sebuat tugas tambahan. Gaji dan tunjangan pada dasarnya sama saja seperti guru , tergantung dengan golongannya masing-masing,” ucap Shafruddin.

Lanjut Sharfruddin mengatakan perbedaanya guru dan kepala sekolah terletak dari point jam mengajarnya, jika kepala sekolah hanya 6 jam saja.

“Kepsek itu hanya 6 jam, sedangkan guru biasa 24 jam mengajar,” tutup Shafruddin.

Reorter: Ken Sya/ Editor: Esa Fatmawati