1News.id,Banyumas – Pencurian kendaraan bermotor (curanmor ) di wilayah hukum Banyumas kembali terjadi. Kali ini terjadi di desa Jambu, Kecamatan Wangon, Banyumas. Kejadian tersebut bermula ketuika seorang warga yang bekerja sehari hari sebagai petani hendak memarkirkan motornya supra hitam X125 bernomor polisi B 6571 SDL di pinggir sawah.

Petani tersebut bernama Nasrun warga jambu RT 1/7. Karena menganggap situasi aman ia dengan santainya meninggalkan kuncinya di celana yang di letakkan di atas jok motornya.

Tanpa di duga, tetangganya yang bernama Abdullah Amarudin telah lama mengincar untuk mencurinya. Alhasil ketika Nasrun lengah, ia berhasil membawa kabur motor milik petani tersebut.

Kejadian tersebut sebenarnya sudah cukup lama yaitu pada 8 Mei 2016, namun karena sudah di ketahui pencurinya, Nasrun menunggu itikad pencuri untuk segera mengembalikannya yang notabene adalah tetangganya.

Karena tidak juga kembali,akhirnya Nasrun melaporkan hal tersebut ke Polsek Wangon (22/5).

Setelah menerima laporan tersebut pihak Polsek di Pimpin oleh Kanit Serse Iptu Karseno Tri Waluyo dan anak buahnya melakukan penangkapan terhadap pelaku. Tanpa perlawanan pihak polsek berhasil membekuk Abdullah di rumahnya (23/5). Namun pada saat penangkapan, warga sekitar yang geram terhadap pelaku berupaya menghakimi namun hal itu berhasil di cegah, namun tetap saja pelaku mendapat bogem mentah dari massa.

Dari keterangan pelaku di dalam sel mengaku bahwa ia telah melakukan pencurian motor sebanyak 5 kali dan di jual ke orang lain antara 700 hingga 2 juta rupiah. Parahnya lagi motor pacarnya sendiri pun pernah di embatnya,namun telah dig anti oleh orang tua pelaku.

Di tanya kenapa ia tega mencuri motor tetangganya sendiri bahwa,”Saya pengen makan enak mas, dan dari kecil saya ga bahagia jadi saya nyuri motor,” ungkapnya.

Sementara itu menurut Kanit Serse Polsek Wangon Iptu Karseno saat di temui di ruang kerjanya mengatakan, ”pelaku di jerat pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.”

Reporter : Cokie/ Editor: Esa Fatmawati