1News.id, Tana Paser – Terkait program pelestarian lingkungan Kabupaten Paser, Gubernur Kaltim menunjuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) asing untuk ikut serta mensukseakan program ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bapedda Paser Ambo Lala, melalui Kasubid Kesra Bapedda Paser, Abdul Kadir, bahwa BUMN tersebut adalah GIZ, organisasi terkait lingkungan hidup.

“Jadi GIZ ini merupakan sebuah organisasi yang bergerak di bidang lingkungan hidup, yang nantinya selama lima tahun kedepan akan bertanggungjawab dan membantu pemerintah dalam bisang lingkungan hidup,”ucap Kadir.

Hal ini, disampaikan Kadir, adalah berdasarkan SK Gubernur Kaltim Awang faroek Ishak. GIZ membantu SKPD di Paser untuk mengusung ekonomi hijau atau Green Economy dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.

“Contohnya seperti Tahura yang ditangani Dinas Kehutanan, serta program lainnya terkait lingkungan hidup,” lanjut Kadir.

Dikatakan Kadir, tidak hanya program di sekitar pemerintahan Paser, tetapi upaya pelestarian lingkungan hidup juga memanfaatkan lahan eks tambang batu bara ataupun bekas penanaman pohon-pohon sawit yang telah ditinggalkan pemiliknya.

“Pemanfaatan lahan paska batu bara juga dibahas untuk bagaimana kedepan lahan tersebut dapat dimanfaatkan sehingga tidak mencemari lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Penanaman sawit yang sesuai dengan ketentuan juga dapat mempertahankan kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, perkebunan sawit juga menjadi pertimbangan GIZ dalam melestarikan lingkungan hidup di Kabupaten Paser.

Reporter: Ken Sya/ Editor: Esa Fatmawati