1News.id, Balikpapan – Petugas Polsek KP3 Semayang Balikpapan berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu yang akan akan diedarkan di Samarinda, jumat (20/5). Sabu seberat 757,71 gram berhasil diamankan petugas yang terbagi kedalam 10 plastik klip terbungkus dalam dua bal berlakban coklat dan disimpan dalam tas pinggang loreng.

Pelaku yang merupakan kurir berinisial HD (30) diamankan petugas setelah memperlihatkan gelagat mencurigakan. Sekitar 18.00 wita saat Kapal Fery Mutiara Sentosa menurunkan penumpang di Pelabuhan Semayang Balikpapan, petugas polisi melakukan razia dalam rangka giat operasi pekat sesuai instruksi Kapolres Balikpapan. Satu di antara ratusan penumpang, yakni pelaku terlihat mencurigakan.

Benar saja, di dalam tas pinggang bermotif loreng tentara warna abu-abu tersebut tersimpan sabu seberat 757,71 gram. Saat ditanya petugas, ia tanpa perlawanan mengatakan bahwa barang yang ia bawa adalah sabu pesanan salah satu narapidana di Lapas Bayur Samarinda.

“Pelaku lantas kami amankan beserta barang bukti ke Mapolsek KP3 Semayang. Saat kami menangkap HD, hapenya bunyi dan anggota polisi langsung mengangkat dan berpura menjadi pelaku. Kami jebak pelaku lain, SA, yang akhirnya berhasil kami tangkap,” papar Kapolsek KP3 Semayang Kompol I Wayan Sarna didampingi Paur Subbag Humas Polres Balikpapan, Iptu Suharto.

SA turut diamankan selang satu jam kemudian, mereka mengaku tidak saling kenal satu sama lain. Dirinya hanya diperintahkan untuk mengambil barang tersebut di Pelabuhan Semayang Balikpapan oleh YD, narapidana asal Lapas Bayur Samarinda yang mengendalikan upaya masuknya 757,71 gram sabu ke Samarinda.

“Lalu kami lakukan pengembangan dan bekerjasama dengan Satreskoba Polres Balikpapan. Lalu kita telusuri di Samarinda dan kita cari YD,” tambah dia.

Petugas sempat kesulitan mencari YD, namun pada akhirnya berhasil diamankan setelah mendapatkan informasi dari KS yang ternyata merupakan salah satu narapidana Lapas Tenggarong.

“Ini merupakan upaya pelolosan narkotika asal Jakarta ke Kaltim. KS ternyata ada keterkaitan juga, ia yang pertama memesan sabu ini dan yang mengendalikan semuanya, KS juga yang membiayai HD tiket pesawat dari Balikpapan ke Jakarta, lalu kembali ke Balikpapan menggunakan Kapal,” ungkapnya.

Keempat pelaku tengah menjalani pemeriksaan di Mapolsek KP3 Semayang guna penyelidikan lebih lanjut. Pelaku HD dan SA yang berperan sebagai kurir terjerat pasal 112 UU Narkotika nomor 34 tahun 2009 dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. Sementara untuk pengedar dikenakan pasal 114 UU Narkotika ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Reporter: Esa Fatmawati/ Editor: Riadi