Remas Payudara Ibu Muda di Loa Kulu

1News.id, Kutai Kartanegara – Hebohnya penampakan “Hantu Kacak” alias tukang remas payudara yang meresahkan kaum hawa dan menjadi perbincangan oleh Netizen di Media Sosial (Medsos) belakangan ini ternyata bukan omongan belaka. Sabtu (28/5) siang kemarin sekitar pukul 13.30 Wita, seorang ibu muda berinisial IN (24) warga Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi korban “Hantu Kacak ” tersebut. Menariknya lagi, IN dan “Hantu Kacak” itu saling kenal atau masih ada hubungan keluarga.

Hantu Kacak yang melakukan pelecehan seksual tersebut bernama Ahmad Saipi (21) warga Desa Jembayan, Loa Kulu. Untuk kejadian yang menimpa IN itu terjadi di Dusun Margasari, RT 06, Desa Jembayan. Saat itu IN sedang mengendarai sepeda motor bersama dengan ID (14).

Setibanya di lokasi kejadian, di Jalan Dusun Margasari menuju Gunung Habang, mendadak sebuah sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna merah tanpa plat nomor yang dikendarai 2 orang pemuda mendekati dan memepet sepeda motor IN dan ID. Bukan untuk menjambret, Ahmad yang dibonceng dibelakang langsung ‘ mengacak ‘ atau meremas payudara IN.

Karuan saja, IN yang mengenal sosok pemuda itu langsung marah besar dan berusaha mengejar Ahmad dan temannya yang kabur. Tapi usaha IN gagal, Ahmad berhasil lepas dari kejarannya. Kemudian IN mengadu kepada suaminya, RN (27). Tak terima, RN lalu menghubungi keluarga Ahmad dan mencari tahu keberadaan Ahmad tersebut. Bahkan saat RN mendatangi rumahnya, Ahmad melarikan diri menggunakan motor RN yang diparkir.

Geram dengan kelakuan Ahmad, RN dan IN langsung melaporkannya ke Polsek Loa Kulu. Setelah itu polisi berpakaian preman langsung mencari keberadaan Ahmad. Sampai akhirnya, Minggu (29/5/2016) sore di rumahnya di Dusun Durung, Desa Jembayan.

“Alasan pelaku hanya iseng saja. Ini pelaku lagi diperiksa,” kata Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen, melalui Kapolsek Loa Kulu AKP Brahma Aditya kepada harian ini, Minggu malam.

Reporter: Bayu/ Editor: Riadi Saputra