1News.id, Samarinda – Kusmayadi (23) yang dikabarkan menghilang di sebuah kolam dan diduga bekas galian tambang batu bara, akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dengan tim Search And Rescue (SAR) gabungan dari LSM dan Detasemen Pelopor B Brimob Polda Kaltim, pada Pukul 11.00 Wita siang tadi.

Jika dalam pencarian malam harinya hanya menggunakan alat sederhana dan terkesan seadannya, kali ini tim SAR gabungan kembali dengan menggunakan peralatan lengkap untuk penyelaman.

Warga Marangkayu, Kutai Kartanegara ini akhirnya berhasil ditemukan di dasar kolam dengan jarak sekitar sepuluh meter dari tempatnya dikabarkan tenggelam.

“Korban (Kusmayadi, Red) saat itu berhasil kami temukan dalam keadaan tertelungkup,” ucap Petugas tim SAR Detasemen Pelopor B Brimob Polda Kaltim Ipda Erlan Suherlan.

Tidak hanya tertelungkup, jasad Kusmayadi pun dikabarkan tersangkut dengan banyaknya ranting kayu yang berada di dasar air.

“Jenazah korban berhasil kami evakuasi dari kedalam sekitar delapan hingga sepuluh meter,” tegas Erlan.

Dengan kondisi sudah membujur kaku dan hanya mengenakan celana dalam, jenazah Kusmayadi pun akhirnya dievakuasi. Saat dikeluarkan dari air, isak tangis keluarga yang sudah menunggunya dari malam tadi langsung pecah.

Air mata pun mengiringi evakuasi jenazah Kusmayadi menuju mobil ambuans untuk dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AW Sjahranie.

Sementara itu Kapolsekta Samarinda Utara Kompol Erick Budi Santoso menuturkan, jika tenggelamnya Kusmayadi diduga kuat lantaran fisik yang tidak kuat saat mencoba menyeberangi danau dengan cara berenang.

“Dari keterangan sementara yang telah kami himpun, mulanya korban berteriak meminta tolong saat tubuhnya sudah tidak lagi kuat berenang di danau,” jelas Erick.

Mulanya seorang rekan Kusmayadi sempat mencoba melakukan pertolongan bernama Agus (22), namun lantaran tidak kuat dan dirinya juga ikut tertarik, akhirnya pegangannya pun dilepaskan dan korban langsung menghilang di danau tersebut.

“Sekitar tujuh belas jam pencarian, akhirnya jenazah korban berhasil ditemukan. Saat ini kami masih menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit untuk memastikan kematian korban,” pungkas Erick.

Reporter: Muhammad Zulkifli/ Editor: Esa Fatmawati