1News.id, Kutai Kartanegara – Senin (28/3) malam lalu, sekira pukul 23.00 Wita, Yunandi alias Andi (27) yang tinggal di Kelurahan Simpang Tiga Samarinda Seberang, sudah mulai tertidur. Tapi pemuda itu kembali membuka matanya, karena mendadak kediamannya kedatangan sejumlah “tamu tak diundang”. Bahkan setelah itu Andi malah dibekuk para tamu, tak lain sejumlah petugas Polsek Loa Janan.

“Petugas kami menangkap Andi lantaran terlibat kasus Curanmor (pencurian kendaraan bermotor) di wilayah Loa Janan dan sekitarnya,” kata Kapolres Kukar AKBP Handoko didampingi Kapolsek Loa Janan AKP Damus Asa kepada harian ini.

Rupanya ketika beraksi, Andi tidak sendiri. Kepada polisi pemuda bertubuh sedang itu menuturkan nama “rekan kerjanya”, yakni Hanafi alias Jojo (28), juga tinggal di Kelurahan Simpang Samarinda Seberang. Tak pelak lagi, Andi dan Jojo kemudian digelandang ke Kantor Polsek Loa Janan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, Andi dan Jojo mengaku mencuri sebanyak 4 sepeda motor di wilayah Kukar (Kutai Kartanegara), seperti Loa Janan sampai Tenggarong. Kini keempat buah kendaraan beroda dua tersebut sudah diamankan sebagai barang bukti,” tambah Damus.

Tidak itu saja, rupanya Andi dan Jojo tergabung dalam sindikat maling motor. Sebab setelah dikembangkan kasusnya, polisi menangkap lagi 2 rekan Andi dan Jojo. Bernama Muhaimin alias Maiker (22) dan Abdul Gani alias Gani (18), keduanya tinggal di Gang Jempang, Kelurahan Simpang Tiga Loa Janan Ilir.

“Mereka ternyata merupakan sindikat maling motor biasa beraksi di wilayah Kukar, Samarinda sampai Kutim (Kutai Timur),” katanya lagi.

Nah pada Kamis (31/3) kemarin, petugas gabungan Polsek Loa Janan bersama Opsnal Polresta Samarinda dan Reskrim Polres Kutim, mengembangkan lagi penyelidikan terhadap aksi kejahatan keempat pemuda itu. Hasilnya, ditemukan lagi sebanyak 9 unit sepeda motor hasil curian Andi, Jojo, Maikel dan Gani. Sehingga jumlah keseluruhan motor ditemukan dari kejahatan kelompok maling tersebut, sebanyak 13 buah.

“Hasil pengembangan penyelidikan kami bersama anggota Polresta Samarinda serta Polres Kutim, menemukan lagi 9 buah motor. Sebanyak 2 motor dicuri dari Samarinda serta 7 motor di Kecamatan Bengalon, Kutim. Karena itulah kini Andi dan Jojo ditahan di Polsek Loa Janan. Sedangkan Maikel diserahkan ke Polresta Samarinda dan Gani ditangani petugas Polres Kutim,” urai Damus. (bay)