1News.id, Jakarta – Tak ada salahnya tetap berolahraga meski sudah lanjut usia. Pilihan olahraganya pun bisa beragam, akan tetapi sesekali lansia perlu mencoba latihan angkat beban.

Riset terbaru dari Penn State College of Medicine mengungkap latihan kekuatan seperti angkat beban dapat mengurangi risiko kematian dini, terutama pada mereka yang berada di usia senja.

Awalnya peneliti melakukan survei tentang kebiasaan berolahraga pada partisipan berumur 65 tahun ke atas, yang kemudian di-follow up sampai 15 tahun berikutnya. Namun sebelum studi berakhir, hampir sepertiga dari partisipan meninggal dunia.

Ternyata kurang dari 10 persen partisipan sering melakukan latihan kekuatan. Meski begitu, orang-orang inilah yang justru merasakan manfaat penurunan risiko kematian dini. Bahkan peluangnya berkurang hingga 46 persen atau nyaris separuh.

Menariknya, peneliti juga menemukan adanya penurunan risiko kematian sebesar 19 persen walaupun yang bersangkutan memiliki BMI tinggi, mengidap penyakit kronis seperti diabetes dan tekanan darah tinggi atau mempunyai kebiasaan buruk seperti minum minuman beralkohol dan merokok.

“Latihan kekuatan membuat Anda terus aktif dan mandiri, meski sudah berusia lanjut,” tutur peneliti Jennifer Kraschnewski, MD seperti dilaporkan Men’s Health.

Mengapa begitu? Kraschnewski menjelaskan, latihan kekuatan seperti angkat beban tidak hanya menambah kekuatan otot, tetapi juga meningkatkan stamina dan keseimbangan tubuh. Kepadatan tulang juga bertambah sehingga yang bersangkutan tidak mudah terjatuh, apalagi sampai patah tulang seperti halnya yang sering menghantui lansia.

“Lagipula kalori yang terbakar jadi lebih banyak karena adanya otot. Berat badan pun jadi tetap ideal,” imbuhnya.

Namun Kraschnewski mengingatkan, angkat beban tidak bisa dilakukan begitu saja jika usia seseorang telah mencapai 65 tahun dan sudah lama tidak aktif. “Konsultasikan dengan dokter Anda terlebih dahulu, terutama dalam hal mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” sarannya.

Bisa juga dengan menggunakan bantuan personal trainer untuk merancang program latihan yang tidak membebani lutut atau pinggang. Kraschnewski bahkan percaya lansia pun masih bisa mencapai kekuatan otot yang sama besarnya dengan generasi muda hanya dengan melakukan latihan angkat beban secara rutin.

Sumber: Detik.com

Edittor: Riadi Saputra

Komentar

komentar