1News.id, Jakarta – Jika nantinya dalam persidangan umum ataupun dalam persidangan Mahkamah Kehormatan Dewan, Fanny Safriansyah atau Ivan Haz terbukti melakukan tindak kekerasan pada pembantunya, Toipah (20) dan terbukti mengkomsumsi narkoba, politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu akan dipecat dari keanggotannya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Pernyataan tersebut disampaikan Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan, Maman Imanul Haq kepada sejumlah awak media di Komplek Parlemen Senayan Jakarta, Kamis (25/2).

“Kami di MKD sudah melihat, bahwa tidak ada celah untuk Ivan bertahan di DPR. Karena kasus kekerasan terhadap PRT itu zero tolerance. Lalu panel akan sulit cari keputusan lain kecuali Ivan itu dipecat dari DPR,” kata Maman di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (25/2).

Menurut Maman, dari rekaman closed circuit television (CCTV) yang dilihatnya menguatkan adanya bukti tindak kekerasan yang dilakukan anak mantan Wakil Presiden Hamzah Haz tersebut pada pembantunya.

Selain terjerat kasus penganiayaan, pria kelahiran Jakarta 1 April 1978 ini juga tertangkap tangan oleh POM Kostrad TNI AD saat sedang membeli narkoba dari salah seorang anggota TNI, di perumahan Kostrad, Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Senin (22/02) beberapa waktu lalu.

Fanny Safriansyah terpilih untuk pertama kalinya sebagai anggota DPR-RI periode 2014-2019 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dari Dapil Jawa Timur XI Madura, Jawa Timur dengan memperoleh 189.186 suara.(ar).