1News.id, Samarinda – Pihak kepolisian bergerak cepat dalam mengungkap siapa pelaku pembunuhan terhadap Lidwina Niga Absari (24), yang ditemukan tewas bersimbah darah di kamarnya, pada jumat (19/2/2016) silam.

Unit Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda dibantu dengan jajaran kepolisian dari Polda Kaltim akhirnya berhasil mengamankan delapan pelaku atas kejadian perampokan serta pembunuhan tersebut.
Diantara 8 pelaku yang diamankan, terdapat 2 tersangka utama, yakni Mulyadi (39) dan Rizal (33), lalu terdapat 2 penadah motor dan 4 penadah handphone milik korban. Polisi dibuat bekerja cukup keras dalam menangkap para pelaku, mulai pukul 09.00 wita pagi hingga 04.00 wita, rabu (24/2/2016). Bahkan, polisi harus menembak kaki pelaku utama yang mencoba kabur dari sergapan polisi.
Pelaku utama dari tewasnya wanita yang sehari-hari bekerja di perusahaan agen travel itu, yakni Mulyadi yang merupakan tetangga sebelah rumah korban. Pelaku nekat mencuri motor dan handphone korban, dikarenakan korban sehari-hari hanya tinggal sendirian saja di rumahnya. Selain melakukan perampokan disertai dengan pembunuhan, pelaku juga diduga hendak memperkosa korban.
AKP Rido Doly Kristian menjelaskan, pelaku terpaksa membunuh korban, dikarenakan korban sempat melakukan perlawanan dan beteriak saat pelaku mulai melancarkan aksinya, korbna pun disekap, dicekik dan dipukul mulutnya hingga tewas, darah yang mengucur dari tubuh korban sendiri merupakan darah yang keluar dari mulut korban.
“Dari keterangan pelaku, uang hasil penjualan motor akan digunakan untuk pulang ke Sulawesi. Pelaku sendiri telah mengakui perbuatannya itu, sebelum korban tewas, pelaku sempat menyekap, menyekik dan memukul bagian mulut korban hingga akhirnya tewas,” tuturnya, kamis (25/2/2016).
Lanjut dia menjelaskan, pelaku masuk ke rumah korban melalui celah yang terdapat di samping rumah korban, yang berdempetan langsung dengan rumah pelaku. Korban tewas diperkirakan sekitar pukul 03.00 wita, dan disitulah pelaku kabur dengan membawa motor dan handphone korban, lalu akhinya ditangkap polisi di jalan Kesejahteraan.
“Kami masih lakukan pendalaman terhadap kasus ini, termasuk dengan meminta keterangan lebih lanjut kepada pelaku, namun pelaku dipastikan melakukan perampokan dan pembunuhan, dugaan melakukan pemerkosaan masih kami selidiki lagi,” tutupnya. (tom)