1News.id, Samarinda – Tidak memiliki penghasilan tetap sebagai buruh bangunan, membuat pria ini nekat mencuri motor di kawasan pasar Tradisional, Jalan PM Noor, Kecamatan Samarinda Utara, Sabtu (20/2/2016) siang kemarin.

Andi Erwin (37) mulanya sudah berhasil memboyong motor curiannya berjenis matic. Namun aksinya gagal setelah terlihat beberapa pemuda yang sedang asik nongkrong di kawasan tersebut. Saat sedang melaju, pria tersebut dikejar dengan sekelompok pemuda hingga akhirnya Andi berhasil diamankan.

Tidak membutuhkan waktu lama, hingga akhirnya Andi diamankan pihak kepolisian dari Polsekta Samarinda Utara bersama barang bukti berupa satu unit motor yang telah dicurinya.

Ketika dijumpai, Andi mengaku sedang berjalan-jalan di kawasan itu. Melihat motor yang terparkir bersama dengan kunci, niat Andi untuk mencuripun muncul. “Saya ngambil itu ada kuncinya, jadi tinggal jalan saya,” ucapnya di Mapolsekta Samarinda Utara, Sabtu (20/2/2016).

Kepada polisi, Andi mengatakan alasannya mencuri sepeda motor tersebut untuk membeli susu bagi anaknya yang masih balita. “Buat beli susu, saya ini hanya bekerja bangunan, rumah juga mengontrak, kasihan anak saya beberapa hari ini sudah tidak minum susu lagi,” ungkapnya.

Namun saat diinterograsi dengan polisi, rupanya aksi ini bukanlah yang pertama kali dilakukan Andi. Dirinya mengaku pada beberapa bulan silam juga pernah mencuri motor tidak jauh dari kediamannya di kawasan Gunung Lingai, Kecamatan Sungai Pinang.

“Baru dua kali ini curi motor, tapi yang pertama belum sempat terjual karena pemiliknya datang kerumah dan mengambilnya lagi,” tuturnya.

Bahkan, dari pengakuan beberapa tetangga pelaku yang datang ke polsek, beberapa mengaku jika pelaku memang tidak memiliki pekerjaan tetap, dan saat pulang ke rumah, mereka kerap melihat pelaku membawa pulang motor, padahal saat pergi dari rumah, pelaku hanya membawa helm saja.

“Kalau pulang biasa dia bawa motor, jika perginya membawa helm,” ucap seorang tetangga yang enggan di korankan namanya.

“Saya berani dijadikan saksi, karena dia itu memang beberapa kali menawarkan saya motor termasuk tetangga lainnya,” tambahnya.

Kapolsekta Samarinda Utara Kompol Erick Budi Santoso melalui Kanit Reskrim IPDA Wawan Gunawan menuturkan, saat ini pihaknya masih terus melakukan penyidikan terkait keterangan para tetangga.

“Masih kami dalami untuk Tempat Kejadian Perkara (TKP) lainnya. Untuk sementara pelaku baru mengaku dua kali melakukan aksi tersebut,” ucapnya singkat. (tom)