1News.id, Samarinda – Seorang pria berinial ZL (23), nyaris tewas diamuk massa, lantaran tertangkap tangan saat coba merampok disalah satu kios distro yang terletak di Jalan Kh Wahid Hasyim, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Rabu (20/01/2016). Untuk memuluskan aksinya, pelaku  mencoba melumpuhkan Syaukani (19), penjaga kios distro tersebut,  dengan cara menyetrumnya dengan alat kejut listrik (taser gun), di bagian lehernya. Namun, aksi ZL gagal lantaran sang penjaga kios sempat berteriak maling, yang membuat penjaga kios lainya yang berdampingan dengan kios Syaukani langsung mengamankan pelaku. Alhasil, ZL yang digiring kepinggir jalan menjadi sasaran amukan massa, wajahnya babak belur, motor yang dikendarainya juga hancur.

“Awalnya dia (ZL) pura-pura ingin membeli. Dia sudah memilih sejumlah barang, ada baju, celana juga. Habis itu, dia minta ambilkan tas yang posisinya dibagian atas, saat saya mau ambilkan, pelaku langsung menyetrum saya di bagian leher beberapa kali,” ungkap Syaukani, saat ditemui media ini di kiosnya, Rabu (20/1/2016).

Terus menjadi sasaran amukan massa, ZL lalu dibawa ke pos satpam Kantor Samsat Samarinda yang jaraknya beberapa puluh meter dari lokasi kejadian sembari menunggu pihak kepolisian. Mengetahui adanya maling yang tertangkap, ratusan warga berdatangan mengepung pos satpam tersebut sehingga membuat lalu lintas di Jalan KH Wahid Hasyim sempat mengalami kemacetan. Warga yang geram terus menunggu ZL dikeluarkan dari pos satpam, sebagian mengalihkan kekesalannya dengan cara merusak motor pelaku dengan cara membaringkan motor lalu melemparinya dengan batu besar.

Beruntung ZL tak tewas di tangan warga, polisi yang datang menjemputnya berhasil meredam kekesalan warga. ZL lalu dibawa ke Mapolsekta Samarinda Utara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

ZL yang awalnya mengaku melakukan aksinya  karena ingin membelikan obat anaknya yang sedang sakit, justru mengaku berbeda saat dirinya tiba di Mapolsekta Samarinda Utara. Saat ditanya oleh sejumlah awak media apakah dirinya telah berkeluarga, dirinya mengaku justru belum menikah.

“Saya belum punya anak, belum menikah,” singkat ZL, sembari menahan rasa sakit. (sam)