Lagi Hamil, Suami Sedang Bekerja

1News.id, Kutai Kartanegara  – Selasa (5/1/2016) dini hari sekitar pukul 03.00 Wita kasus perampokan menimpa seorang ibu rumah tangga (IRT) muda berinisial KF (20) yang tinggal di RT 4, Desa Loa Janan Ulu, Kecamatan Kutai Kartanegara (Kukar). Bukan hanya di rampok, wanita yang tengah hamil tersebut juga menjadi korban pencabulan rampok tersebut.

Kapolres Kukar AKBP Handoko, didampingi Kapolsek Loa Janan AKP Damus Asa, melalui Wakapolsek Iptu Agus Purwodiono menerangkan, waktu kejadian KF sedang tidur di dalam kamar di bangsalan yang dihuninya, sementara suaminya sedang bekerja shift malam di sebuah pertambangan batubara. Dari olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), rampok tersebut masuk ke dalam rumah melalui atap belakang bangsalan yang terbuat dari seng

“ Jadi pelaku masuk dengan cara membuka atap bangsalan tersebut yang terbuat dari seng, kemudian pelaku turun melalui kamar mandi melalui plafon yang tidak dipaku,” kata Agus kepada harian ini, Selasa (5/1/2016) malam.

IMG_20160106_000410

Setelah berhasil masuk, rampok itu langsung menuju kamar dimana KF sedang tidur. Bukan langsung menjarah barang-barang yang ada di dalam rumah, rampok itu malah menodongkan pisau ke arah KF yang tidur, kemudian berencana memperkosa KF.

“ Sepertinya pelaku awalnya hanya ingin memperkosa korban. Pelaku langsung mengikat kedua tangan korban menggunakan pakaian dan membekap mulut korban dengan kain, selanjutnya pelaku membuka celana korban untuk diperkosa,” jelas Agus, lagi.

Sewaktu ingin memperkosa KF “ Burung” rampok tersebut tidak mau hidup, sehingga rampok tersebut gagal melakukan tujuan awalnya. Tak mau rugi, rampok tersebut malah memainkan jari tangannya di kemaluan pengantin yang baru menikah 2 bulan tersebut, setelah itu barulah rampok itu menjarah perhiasan yang ada di tubuh KF serta handphone (HP) merek Samsung.

“ Waktu merampok pelaku menggunakan sarung untuk menutupi wajahnya selayaknya ninja. Untuk perhiasan yang dirampok yakni gelang, kalung dan anting. Setelah merampok pelaku kabur melalui pintu depan dan meninggalkan korban terikat di dalam kamar,” urai Wakapolsek.

KF yang terbaring dilantai berusaha melepaskan diri. Setelah berhasil, KF langsung berteriak meminta tolong. Karuan saja warga yang mendengar teriakan KF langsung bergegas mendatangi bangsalan yang dihuni KF, kemudian kasus ini dilaporkan ke Polsek Loa Janan. Usai menerima laporan, polisi langsung mendatangi TKP guna mencari bukti dan keterangan dari sejumlah saksi.

“Saat ini kami sudah mengamankan terduga pelaku, tapi waktu kita introgasi terduga tidak mau mengakui. Padahal dari keterangan korban, dari usia sampai sarung dan juga suara terduga sama seperti pelaku yang merampok dan mencabulinya, tapi seandainya tidak terbukti terduga kami pulangkan,” kata Agus. (bay)