1News.id, Kutai Kartanegara – Usianya sudah mencapai lebih setengah abad, bahkan bisa dikatakan sudah bau tanah. Tapi persoalan esek-esek, rupanya Mk kini berumur 60 tahun serta menjadi kakek dari 3 orang cucu, bisa dikatakan masih joss 100 persen. Betapa tidak, Kamis (31/12/2015) lalu Mk yang tinggal di Jl Lai Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) dilaporkan ke polisi, telah menghamili cewek SMP Luar Biasa (LB) berusia 15 tahun, sebut aja Bunga.

“Begitu menerima pengaduan dari orangtua korban, petugas kami langsung menangkap pelaku (Mk, Red) di kediamannya. Kini pelaku ditahan di Kantor Polsek Tenggarong untuk menjalani proses hukum atas perbuatannya, menyetubuhi perempuan di bawah tahun atau belum dewasa,” ujar Kapolres Kukar AKBP Handoko, didampingi Kapolsek Tenggarong AKP Djauhari dan Wakapolsek Iptu Supandi kepada harian ini, Minggu (3/1/2016)

Mk memang terbilang kakek penuh hasrat seksual, sehingga gelap mata. Betapa tidak, Bunga selaku korban adalah pelajar SMP LB karena menyandang tuna wicara sekaligus tuna rungu atau bisu-tuli. Selain itu, Bunga merupakan anak dari besan Mk. Karena seorang anak Mk menikah dengan kakak Bunga.

“Kediaman korban dengan pelaku juga masih bisa dikatakan bertetangga. Kasus ini terungkap setelah orangtua korban curiga dengan kondisi sang anak. Karena perut gadis belia itu terus membesar, sehingga ketahuan sedang hamil. Saat ditanyakan siapa pelakunya, korban lalu menunjuk pelaku. Jadi Jumat (1/1/2015) pagi, anggota kami menangkap pelaku,” tambah Pandi, biasa akrab disapa.

Karena keterbatasannya selaku bisu-tuli tersebut, Mk leluasa menggagahi Bunga. Bahkan ulah Mk menyetubuhi Bunga sudah terjadi sejak 2 tahun lalu. Mulanya Mk memancing perhatian Bunga dengan cara memberikan uang sebesar Rp 20-30 ribu kepada remaja tersebut. Akhirnya, suatu siang sekitar 2 tahun lalu, Mk bisa membawa Bunga masuk ke rumahnya.

“Keterangan pelaku, aksi pertama dilakukannya sekitar 2 tahun lalu. Saat itu sekitar jam 2 siang, pelaku setelah memberikan uang lalu membawa korban masuk ke rumahnya. Karena tak ada orang lain, pelaku ketika itu leluasa menggerayangi tubuh korban. Nah, beberapa kali seperti itu, begitu mengetahui korban tak pernah menolak dicabuli, belakangan pelaku nekat menyetubuhi bocah itu. Akhirnya saat ini korban diketahui hamil 6 bulan,” kata Pandi.

Setelah dibekuk atas laporan keluarga Bunga, kini Mk telah menjadi tersangka dan harus mendekam di tahanan Kantor Polsek Tenggarong. Pria gaek itu terus terang mengakui ulah cabulnya terhadap Bunga. Mk juga terlihat santai juga lancar memberikan keterangan kepada penyidik.

“Saya khilaf. Ya tidak tahu juga, kenapa setiap melihat anak itu (Bunga, Red) langsung timbul keinginan ‘begituan’ sama dia,” ucap Mk. (bay)