Kesimpulan Sementara Mengidap Gangguan Jiwa Berat

1News.id, Samarinda – Sudah dua bulan terakhir kasus pembunuhan yang menetapkan Syaharuddin seorang warga di Jalan Abdul Rasyid, RT 11, Kelurahan Masjid, Samarinda Seberang sebagai tersangka akibat aksinya yang telah melakukan penganiayaan pada istrinya sendiri bernama Fitrianah berlalu.

Sebelumnya, pria yang saat ini berusia 30 tahun tersebut tega menghabisi nyawa istrinya dengan menggunakan sebuah cangkul pada Selasa, (15/9/2015) pukul 17.30 Wita silam tepat di sebuah rumah kosong yang berada tidak jauh dari kediaman keduanya. Saat itu, Syahruddin mengaku tega melakukan hal tersebut lantaran sakit hati karena Fitrianah telah berselingkuh dengan lelaki lain.

Setelah satu bulan setelah kejadian berdarah tersebut, pihak kepolisian Polsekta Samarinda Seberang kesulitan untuk melakukan pengembangan kasus lantaran Syaharuddin menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada Samarinda.

Menerut keterangan Sapos dari seorang sumber kepolisian saat sedang dilakukan pemeriksaan,  Syaharuddin mengaku tidak pernah melakukan penganiayaan kepada Fitrianah terlebih hingga menghilangkan nyawa istrinya tersebut.

“Dia (Syaharuddin, Red) bahkan mengatakan jika istrinya (Fitrianah, Red) masih dalam kondisi sehat dan saat ini sedang berada di kediamannya,” beber sumber tersebut.

Selama satu bulan terakhir Syaharuddin yang sedang menjalani perawatan insentif di rumah sakit diterangkan seorang dokter yang menanganinya, jika pria yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut telah mengidap gangguan jiwa berat.

“Ini hanya laporan sementara dari pihak rumah sakit, sedangkan untuk pastinya kita akan terus melakukan pengontrolan selama tiga bulan sekali terkait kejiwaannya,” jelas sumber Sapos yang lainnya di pihak kepolisian.

Sementara itu, Kapolsekta Samarinda Seberang AKP Danang Setiyo Pambudi Sukarno yang membenarkan jika keberadaan Syaharuddin saat ini sedang dalam perawatan rumah sakit, menjelaskan kalau proses hukum akan tetap dilanjutkan.

“Kami akan tetap melengkapi pemberkasaannya dan segera melimpahkannya ke pengadilan setempat, lanjut atau tidaknya kasus tersebut nanti akan diputuskan pihak meja hijau,” jelas Danang di ruang Reskrim Polsekta Samarinda Seberang. (tws)

Berikan Tanggapanmu