Plafon Kamar Mandi Ruang Tahanan Sudah Dibongkar

1News.id, Kutai Kartanegara – Karena kedapatan mencuri sebuah alat komunikasi berupa radio handy talky (HT) dalam alat berat jenis loader milik CV Keysar Putra Mandiri (KPM), Deni (32) yang tak lain karyawan perusahaan kontraktor tambang batu bara PT Multi Harapan Utama (MHU) di Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), diserahkan ke polisi pada Jumat (6/11) malam. Tapi Minggu (8/11/2015) sore, Deni sudah berulah. Pria itu bermaksud kabur dengan cara menjebol bagian plafon kamar mandi di ruang tahanan Kantor Polsek Loa Kulu.

“Petugas kami sempat curiga, sebab dia (Deni, Red) ngotot minta ditahan sendirian, tidak digabungkan dengan tahanan lain. Begitu ruang tahanan diperiksa, terlihat bagian plafon di kamar mandi sudah jebol. Hampir saja Deni kabur dari tahanan,” kata Kapolsek Loa Kulu, AKP Brahma Aditya kepada harian ini, Minggu (8/11/2015) malam.

Semula polisi tidak menyangka jika Deni yang baru sehari menjalani penahanan, bakal nekat kabur. Apalagi ketika diambil keterangannya oleh penyidik, Deni terbilang lancar memberikan pertanyaan. Meskipun berulangkali Deni meminta, supaya tidak ditahan setelah kedapatan mencuri radio HT milik perusahaan tempatnya bekerja.

plafon jebol

“Tadi begitu akan dipindahkan ke sel sebelah yang dihuni beberapa tahanan lain, Deni terus menolak ke petugas kami. Tapi anggota tidak menuruti keinginan Deni. Ternyata dia begitu, karena sudah berencana kabur. Kejadian ini juga telah saya sampaikan ke komandan (Kapolres Kukar AKBP Handoko, Red), maka diminta semua tahanan di sini (Polsek Loa Kulu, Red) dipindahkan ke tahanan Polres Kukar di Tenggarong,” jelas Bram.

Sementara itu, Deni menuturkan nekat berusaha kabur lantaran pusing memikirkan kondisi seorang anak dan istrinya. Karena saat ini, Deni menyebut sangat butuh uang untuk membayar sewa rumahnya. Sedangkan sang istri tak bekerja dan sedang hamil 2 bulan.

“Kalau saya ditahan seperti ini, bagaimana anak dan istri saya di luar? Kasihan mereka, tak punya uang bayar sewa rumah. Saya kapok mencuri. Saya mengambil radio HT itu karena terpaksa untuk bayar sewa rumah,” kata Deni sembari terus menangis.(bay)

Berikan Tanggapanmu