Dijanjikan Bekerja Sebagai Pengasuh Anak dan Cafe

1News.id, Kutai Kartanegara – Kepolisian Resor Kutai Kartanegara (Kukar) berhasil mengungkap kasus perdagangan manusia atau trafficking di Lokalisasi Muara Kembang, Kecamatan Muara Jawa, Kukar. Dalam kasus ini polisi berhasil menangkap lima tersangka. Kelimanya bernama Sumarsih (34) warga Desa Pendingin, Kecamatan Sangasanga, Ansar (46), Sri Rahayu (31), Asri Lestari (25) dan Samsudin alias Cakra (25), ke empatnya warga Desa Muara Kembang, Kecamatan Muara Jawa.

“ Mereka kami tangkap Rabu (21/10/2015) kemarin. Mereka memiliki peran masing-masing, ada yang merekrut atau membawa, ada yang menampung dan ada juga yang mempekerjakan,” jelas Kapolres Kukar AKBP Handoko, melalui Wakapolres Kompol Indratmoko bersama Kabag Ops Kompol Andre Anas dan Kasat Reskrim AKP Yuliansyah dalam press rilis, Kamis (22/10/2015) sore.

Kemudian, tambah Indratmoko, dalam kasus trafficking ini terdapat 3 korban. Rata-rata masih berusia dibawah umur. Mereka berinisial EE (16) dan EM (16) asal Malang, Jawa Timur (Jatim) serta NA (14) asal Balikpapan. Oleh para tersangka, ketiganya dipekerjakan sebagai PSK (Pekerja Seks Komersial) di Lokalisasi Muara Kembang.

“ Jadi dua korban asal Malang tersebut direkrut oleh Sumarsih yang juga berasal dari Malang. Mereka dibujuk oleh Sumarsih akan bekerja sebagai pengasuh anak dan pelayan di cafe dengan penghasilan besar. Untuk itulah kedua korban mau ikut ke Kaltim. Sedangkan untuk korban asal Balikpapan, yang merekrut masih jadi DPO kami,” tutur Wakapolres.

Traficking Muara Jawa 1

Ketiga korban sudah dipekerjakan selama 1 tahun lebih. Selama berada di Lokalisasi Muara Kembang, ketiganya dilarang untuk berkomunikasi dengan keluarga atau orang sekitar. Namun EE dan EM berhasil melarikan diri dan menghubungi keluarganya di Malang. “ Dari situlah kasus ini terungkap. Jadi keluarga korban di Jawa melaporkannya ke Polres Malang, kemudian berkoordinasi dengan kami di Kukar untuk melakukan penyelidikan,” kata Indratmoko.

Melalui koordinasi tersebut, Rabu siang sekitar pukul 13.00 Wita, Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Yuliansyah bersama Kapolsek Muara Jawa AKP Justian dan Kapolsek Sangasanga AKP Muhadi melakukan operasi cipta kondisi (Cipkon) di Lokalisasi Muara Kembang. Disana tim gabungan berhasil menemukan satu korban lagi, yakni NA sekaligus mengamankan para tersangka.

Bahkan, untuk memastikan tidak ada korban lainnya, tim gabungan mencoba menyisiri seluruh wisma di lokalisasi tersebut. Satu persatu wisma digeledah dan didobrak pintu kamarnya untuk memastikan tidak ada yang disembunyikan. “ Infonya ada satu lagi, tapi katanya sudah pulang beberapa hari lalu,” ucap Kasat Reskrim AKP Yuliansyah kepada harian ini dilokasi kejadian.

Yuliansyah mengungkapkan, Sumarsih merupakan istri kedua dari mantan Plt Lurah Pendingin. Kemudian 1 dari 3 korban dikabarkan tengah hamil. “ Iya, infonya demikian. Salah satu tersangka (Sumarsih,Red) adalah istri kedua mantan Plt Lurah Pendingin, bahkan satu tersangka ini akan kami limpahkan ke Polres Malang. Kalau untuk ketiga korban saat ini sudah kami titipkan di Dinas Sosial (Dinsos) Kukar untuk dipulangkan,” ungkapnya.

foto police line

Dalam kasus ini, tambah Yuliansyah, kelima tersangka dijerat Pasal 2 UURI Nomor 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan TPPO dan Pasal 76 ayat 1 UURI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UURI Nomor 23 Tahun 2002 dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun. “ Selain mengamankan para tersangka, kami juga mempolice line dua kamar di salah satu wisma yang dihuni dua korban,” tukasnya. (bay)

Berikan Tanggapanmu