Ditangkap di Jahab, Mencuri di Tenggarong dan Kota Bangun

1News.id, Kutai Kartanegara – Suara tembakan terdengar kencang di sekitar kawasan Bensamar, KM 16, Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), Rabu (28/10/2015) pagi sekitar pukul 07.00 Wita. Pasalnya, seorang maling sepeda motor (Curanmor) bernama Saiful Anwar alias Ipul (38) terpaksa ditembak dibagian kaki kanannya oleh anggota Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kukar saat berusaha kabur.

Pria yang tinggal berpindah-pindah tersebut ditangkap karena mencuri sepeda motor merek Jupiter MX milik Roni Fazlah, di Jalan Teratai bulan September 2015 lalu dan motor Jupiter MX di Samping RSUD Dayaku Raja Kota Bangun, Selasa (27/10/2015) malam kemarin. Selain Ipul, polisi juga menangkap penadahnya bernama Padliansyah alias Ipad (31) warga Dusun Loa Leban, RT 5, Desa Sedulang, Kecamatan Muara Kaman, Kukar.

Penangkapan dipimpin langsung Kanit Opsnal Polres Kukar Ipda Aksar. Kasus ini terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan dilapangan usai mendapatkan laporan. Setelah di intai cukup lama, polisi berhasil menemukan Ipul yang hendak menjual motor yang baru dicurinya di Kota Bangun. “ Waktu kami tangkap pelaku mau mengantarkan motor itu kepada pembelinya, tapi sebelum sampai ke tangan pembeli, pelaku kami tangkap tak jauh dari Kantor Kelurahan Loa Ipuh Darat,” jelas Aksar kepada wartawan saat ditemui di RSUD AM Parikesit Rabu malam.

IMG_20151028_225246

Usai Ipul ditangkap, polisi langsung melakukan pengembangan. Ipul mengaku pernah mencuri motor pembalap di Tenggarong. Motor itu dijual Ipul di jual oleh salah seorang warga yang tinggal di dekat PT Khaleda Muara Kaman. Namun setiap motor curian yang di dapatkan oleh Ipul dijualkan oleh Ipad. “ Jadi modus pencurian yang dilakukan pelaku ini dengan cara merusak kabel dan menyalakannya melalui kabel tersebut. Meski sudah dikunci stang, pelaku berhasil mencuri motor itu dan membawanya kabur,” tutur Aksar.

Sementara itu, Kapolres Kukar AKBP Handoko, melalui Kasat Reskrim AKP Yuliansyah menambahkan, Ipul merupakan residivis dalam kasus yang sama. Ipul diketahui pernah tinggal di Jalan Ki Hajar Dewantara dan Jalan Gunung Belah Tenggarong. Tapi saat ditangkap kali ini, Ipul sudah berdomisili di Kecamatan Loa Kulu. “ Jadi sistem kerja pelaku ini bersifat pesanan. Apabila ada yang memesan dan memberikan uang lebih dulu, barulah pelaku mencari motor curiannya. Kemudian pelaku satunya (Ipad,Red) yang mencarikan pembelinya dengan harga Rp 2 jutaan,” terang Yuliansyah.

Saat ini, lanjut Kasat, kasus ini masih dalam pengembangan. Untuk sementara polisi mengamankan 2 unit motor curian di Tenggarong dan Kota Bangun. “ Masih kita kembangkan apakah ada lokasi lain atau tidak. Bisa kemungkinan barang bukti bertambah, mengingat pelaku adalah residivis dan juga spesialis pencurian motor,” tegas Yuliansyah.

IMG_20151028_225226

Terpisah, Ipad mengaku tidak tahu kalau motor yang dijualkannya itu adalah motor curian. Selama ini Ipul mengatakan kepadanya kalau motor itu adalah milik Ipul. “ Saya tidak tahu motor itu curian, baru kali ini saya carikan pembelinya, bahkan saya belum dapat upah dari dia (Ipul,Red),” aku Ipad. (bay)

Berikan Tanggapanmu