Polresta Samarinda Tangkap 4 Pelaku Narkoba

1News.id, SAMARINDA – Satuan Reserse Narkoba (Sat Reskoba) Polresta Samarinda menangkap 4 pelaku peredaran narkoba jenis sabu seberat 1 Kilogram (Kg) senilai Rp 1,2 Miliar. Penangkapan dipimpin langsung Kasat Reskoba Polresta Samarinda, Kompol Belny Warlansyah hingga ke perbatasan Indonesia-Malaysia di Desa Seberang, Kecamatan Sebatik Utara, Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara).

Terungkapnya kasus ini berawal dari informasi yang diperoleh Unit Opsnal Resnarkoba dan berhasil menangkap 3 pelaku yakni Fa (31) warga Sebatik, dan dua perempuan berinisial Rs (27) dan Ai (30) warga Jalan Tanjung Pasir, RT 02, Tarakan di salah satu Hotel Melati di Jalan Pulau Sulawesi, Kecamatan Samarinda Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Kemudian polisi langsung mengembangkan dan berhasil menciduk Wa alias Ys (30) di perbatasan Indonesia-Malaysia.

Informasi yang diperoleh, Fa lebih dahulu ke Samarinda dan menunggu di hotel. Lalu Fa menghubungi Rs di Tarakan untuk mengambil barang kepada orang suruhan Wa di Nunukan. Kepada wartawan, Rs mengakui kalau mengetahui barang di dalam kemasaan tersebut adalah sabu. Dia dijanjikan akan mendapat upah Rp 40 juta apabila berhasil. “ Saya tahu itu sabu, tapi nggak pernah lihat. Apabila berhasil saya dikasih Rp 40 juta. Bahkan sebelum berangkat saja saya dikasih Rp  3 juta untuk ongkos berangkat,” aku Rs, Selasa (6/10/2015) di Mapolresta Samarinda.

Usai menangkap 3 pelaku di Samarinda, polisi langsung melakukan pengejaran terhadap Wa. Polisi berhasil menangkap Wa saat berada di Sungai Nyamuk, Kecamatan Sebatik Utara, Nunukan. “ Sabu ini berasal dari kampung di rumah pelaku. Letaknya di perbatasan dan saat ini terus kita monitor perkembangannya,” kata Kasat Resnarkoba Polresta Samarinda, Kompol Belny Warlansyah saat press rilis dipimpin Kapolresta Samarinda, Kombes Pol M Setyobuhdi Dwiputro. Karena membawa sabu seberat 1 Kg, 4 pelaku terancam penjara seumur hidup hingga hukuman mati.

Sementara itu, Kapolresta Samarinda Kombes Pol M. Setyabudhi Dwiputro menegaskan, pihaknya semaksimal mungkin akan memberantas peredaran narkoba di Samarinda. Tercatat sejak awal Januari hingga Semptember 2015 terdapat 300 pengedar narkoba di Samarinda yang berhasil ditangkap. Apabila dihitung, sebanyak 30 ribu jiwa generasi muda yang terselamatkan. “ Tujuan utama dari pemberantasan nakotika ini sebagai bentuk penyelamatan para generasi penerus bangsa. Bahkan hampir setiap hari kita melakukan penangkapan dan proses kasus narkoba,” tutur Setyobudhi.

Dia mecetuskan, bukan hanya peredaran lewat jalur darat yang akan dijaga ketat, tapi jalur laut dan sungai juga. Apalagi, Polresta Samarinda memiliki Polsekta Kawasan Pelabuhan (KP3) untuk melakukan pengawasan. Dengan keberhasilan ini, Kapolresta Samarinda akan memberikan penghargaan kepada anggotanya yang berhasil meraih prestasi mengungkap kasus-kasus besar termasuk peredaran narkoba. (Naa)

Berikan Tanggapanmu