1News.id, SAMARINDA – Komplotan rampok berhasil diamanka Unit Jatanras Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Samarinda. Ketiganya berinisial Ms (30) warga Jalan Damanhuri, Hn (27) dan Du (33) warga Jalan Slamet Riyadi, Samarinda. Ketiganya berhasil ditangkap, Kamis (1/10/2015) dini hari sekitar pukul 03.00 Wita di sebuah rumah bangsalan yang terletak di Jalan Slamet Riyadi, Gang Kangkung, Samarinda. “ Tempat penangkapan itu adalah tempat berkumpul komplotan tersebut. Sebelum beraksi, mereka menyusun strategi untuk melakukan pencurian. Saat berkumpul itulah mereka semua kami tangkap,” ucap Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda, Ipda Yusuf kepada wartawan.

Dari hasil penyelidikan, ketiganya adalah kawanan dari komplotan rampok yang sebelumnya berhasil ditangkap bulan September lalu yakni Reza cs. Setidaknya ada empat TKP (Tempat Kejadian Perkara) yang pernah dirampok oleh mereka, seperti di Jalan Suryanata, Hasan Basri, Kedondong, dan Gatot Subroto. “ Saat melakukan aksinya mereka kadang bersama-sama, namun terkadang juga sendirian,” terang Yusuf.

Sasaran perampokan yang dilakukan komplotan ini selalu rumah kosong atau kosan yang dihuni mahasiswa/si. Karena mereka telah mengetahui waktu aktivitas penghuninya. Namun apabila saat melakukan perampokan terdapat pemilik rumahnya, komplotan ini tak segan-segan untuk melakukan pengancaman. “ Waktu beraksi mereka selalu menggunakan linggis untuk mencongkel pintu atau jendela. Selain itu mereka juga membawa senjata tajam (Sajam),” ungkap Kanit.

Dari tangan komplotan rampok ini, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti hasil jarahan, seperti 1 unit televisi 21 Inch, 1 unit laptop, 4 unit handphone (hp) dan 1 ipad. Barang-barang tersebut merupakan milik Herviansyah yang hilang dicuri saat rumah kontrakannya di Jalan Ir Juanda 4, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu ditinggal kosong. “ Saat itu korban tersebut sedang mudik ke Kutai Barat (Kubar), waktu kembali ternyata pintunya sudah dalam kondisi dirusak. Kejadiannya bulan Maret lalu,” kata Yusuf.

Yusuf menambahkan, saat ini ketiganya sudah ditetapkan tersangka dan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (Curat). “ Sudah tiga orang kita amankan, kita akan menindaklanjutinya,” ujar Yusuf. (Naa)

Berikan Tanggapanmu