1News.id, Kutai Kartenagara –  Beberapa waktu lalu Li (30) yang tinggal di Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), dinikahi secara siri oleh Wa (35), juga warga Kota Raja. Semula perjalanan bahtera rumah tangga Li dan Wa berjalan mulus. Tapi belakangan ini kehidupan rumah tangga pasangan suami istri (Pasutri) itu memanas. Puncaknya, Kamis (8/10) sore, dengan senjata tajam (Sajam) berupa sebilah parang, Wa menikam tubuh Li.

“Parang suaminya (Wa, Red) itu menembus bagian tubuh terletak di rusuk bawah kiri sampai rusuk bawah kanan Li. Tapi entah bagaimana, Li bisa bertahan. Bahkan Li sendiri yang mencabut parang Wa. Padahal parang itu menembus tubuh Li,” kata Kapolres Kukar AKBP Handoko, didampingi Kapolsek Tenggarong AKP M Dahlan Djauhari dan Wakapolsek Iptu Triyadi.

Insiden berdarah itu terjadi di sebuah kamar wisma di Kompleks Lokalisasi Pekerja Seks Komersial (PSK) Kilometer 16 Tenggarong. Keterangan diperoleh harian itu, beberapa waktu terakhir Li terus bertengkar dengan Wa, suaminya. Penyebabnya, Li menduga Wa telah memiliki seorang wanita idaman lain (WIL). Ya, Li menuduh Wa berselingkuh.

“Saya dibilang selingkuh. Sedangkan itu tidak benar. Makanya kami sering bertengkar,” ujar Wa yang malam tadi dibekuk petugas Polsek Tenggarong.

Nah, sekitar 3 hari lalu Li memilih pergi dari rumah. Wa kemudian mengetahui Li ternyata datang ke Lokalisasi Kilometer 16 Tenggarong. Perempuan berkulit bersih itu sebelumnya memang sempat bekerja di sebuah wisma di Kilometer 16 terletak di jalur poros Tenggarong-Kota Bangun tersebut. Jadi kemarin sore Wa kemudian menyusul Li.

“Saya kesal karena dia malah pergi ke sana (Lokalisasi Kilometer 16, Red). Jadi langsung saya tikam pakai parang,” tambah Wa.

Seketika darah langsung mengucur dari bagian tubuh Li yang ditembus parang Wa. Jeritan Li kesakitan segera mengundang perhatian warga sekitar. Korban kemudian dilarikan ke RSUD AM Parikesit Tenggarong. Kejadian itu juga dilaporkan ke petugas Polsek Tenggarong. Tidak begitu lama kemudian Wa diciduk polisi. Sementara ini korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

“Saya sakit hati terus dituduh berselingkuh. Apalagi setiap hari ketika saya pulang kerja, ada saja alasannya marah-marah ke saya,” kata Wa, lagi.(bay)

Berikan Tanggapanmu