Terkenal Licin, Mau Ditangkap Selalu Kabur

1News.id, Kutai Kartanegara – Tembakan ke arah kaki terpaksa dilakukan Tim Buser Polres Kutai Kartanegara (Kukar) saat menangkap dua pelaku spesialis pencurian saat berusaha kabur ketika hendak ditangkap. Kedua pelaku bernama Wiyono alias Yon (32) dan Dedi Sulaiman alias Dedi Butun (32). Mereka ditangkap di rumahnya masing-masing, Rabu (23/9/2015) kemarin.

JPEG image-7560B48DF51A-1

Usai ditangkap, dua warga Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Samarinda Seberang, Samarinda tersebut langsung dilarikan ke RSUD AM Parikesit Tenggarong untuk mendapatkan perawatan medis. Timah panas yang bersarang di kaki mereka langsung dikeluarkan, kemudian keduanya dibawa ke Mapolres Kukar untuk menjalani pemeriksaan. “ Saat ini kedua pelaku sudah kami amankan beserta barang buktinya,” terang Kapolres Kukar AKBP Handoko, melalui Kasat Reskrim AKP Yuliansyah kepada harian ini, Rabu kemarin.

Penangkapan Yon dan Dedi terbilang sangat cepat. Tim Buser yang dipimpin Kanit Opsnal Ipda Aksar berhasil menangkap keduanya setelah menemukan mobil Innova warna hitam yang dicuri di Jalan Pesut Tenggarong beberapa waktu lalu. Mobil tersebut di sembunyikan di sebuah tanah kosong di Samarinda Seberang dekat Sirkuit Kalan, Palaran dengan kondisi sudah “Kanibal” atau beberapa spartpart hilang. “ Jadi kami temukan sudah banyak yang hilang, yang tersisa hanya body mobil dan beberapa spartpart lainnya. Saat kami periksa yang hilang yakni ban, beberapa jok dalam, velg, audio dan sebagainya,” urai Yuliansyah.

JPEG image-9A76FC701251-1

Setelah mendapatkan mobil tersebut, tim langsung melakukan penyelidikan dilapangan dengan memintai keterangan sejumlah saksi mata. Belakangan diketahui, sebelum disembunyikan di tanah kosong itu, mobil tersebut sempat di parkir dirumah Dedi yang berada di Gang 5, RT 9, Harapan Baru. “ Dari informasi itulah kami langsung mendatangi rumah Dedi sekitar pukul 5 pagi. Waktu kami tangkap Dedi sedang tidur pulas di dalam rumahnya. Tapi saat mengetahui ada polisi yang mau menangkapnya, Dedi berusaha kabur dan anggota saya terpaksa melepaskan tembakan ke arah kakinya,” katanya.

Dalam rumah Dedi, tim berhasil menemukan sejumlah spartpart mobil Innova hitam itu. Meski ada beberapa yang sudah laku terjual. “ Ada yang sudah dijual di Loa Janan, radio tape sama velgnya. Tapi semua barang bukti itu sudah kami amankan dari pembelinya,” ucap Yuliansyah, lagi.

Ditambah Yuliansyah, setelah Dedi diamankan tim kembali melakukan pengembangan. Dari pengakuan Dedi, dia tidak beraksi sendirian, melainkan dengan Yon. Kemudian tim langsung mendatangi rumah Yon yang juga di Harapan Baru sekitar pukul 7 pagi. Sama seperti Dedi, saat mau ditangkap Yon berusaha kabur dan polisi terpaksa melepaskan tembakan ke arah kakinya. “ Kedua pelaku berhasil kami lumpuhkan, keduany langsung kami bawa ke Tenggarong,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui Dedi dan Yon merupakan spesialis dalam kasus pencurian ini. Keduanya sudah berhasil mencuri 1 mobil dan 3 unit sepeda motor di Kukar. Setiap beraksi, keduanya selalu membawa senjata air gun dan juga senjata tajam (Sajam). “ Kasus ini masih kami kembangkan, apakah ada lokasi lain atau tidak. Dari tangan mereka kami mengamankan 1 mobil dan 3 motor, seperangkat kunci T, alat congkel, air gun dan 2 sajam,” kata Yuliansyah.

Kemudian, lanjut Kasat, saat beraksi Dedi dan Yon tidak hanya berdua, tapi bertiga. Namun satu temannya yang bernama Nafarin sudah ditangkap di Samarinda dan mendekam dalam Lapas Samarinda. “ Mereka ini sudah lama di incar di Samarinda, tapi karena licin selalu berhasil kabur ketika mau ditangkap,” ucap mantan Kapolsek Tenggarong ini. (bay/jui)

Berikan Tanggapanmu