1News.id, SAMARINDA – Soeparno (31) warga Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, nyaris kehilangan sepeda motor miliknya saat sedang membeli garam seharga Rp 1.000 di sebuah warung. Kejadian ini terjadi, Rabu (23/9/2015) malam lalu saat malam takbiran di dekat rumahnya. Ketika itu Soeparno meninggalkan motornya dalam keadaan menyala dan dibawa kabur maling.

Melihat motor Suzuki Nex KT 3791 WB miliknya dicuri, Soeparno meminjam motor milik penjaga warung tempatnya berbelanja. Sesampainya di Simpang 3 Jalan AM Sangaji – Gatot Subroto – Ahmad Yani, Soeparno melihat keramaian. Ternyata maling yang mencuri motornya menabrak sebuah mobil Honda Jazz warna putih. Namun saat itu maling tersebut berhasil melarikan diri. “ Malingnya berhasil lolos saat warga meminggirkan motor saya ke samping jalan. Warga mengira motor itu milik pelaku,” terang Suparno.

Saat itu, Soeparno langsung menjelaskan kepada warga yang kebingungan mencari pemilik motor kalau motor tersebut adalah miliknya. “ Saya jelaskan ke warga kalau yang kecelakaan itu maling dan motor yang dipakainya adalah motor saya yang dicuri saat membeli di warung,” tuturnya.

Meski motornya berhasil didapatkannya kembali, Suparno mengaku kecewa karena motornya ringsek dan malingnya berhasil kabur. Namun Soeparno menduga maling yang terjatuh habis menabrak mobil tersebut mengalami luka parah, karena dimotornya ditemukan banyak tetesan darah.

Agar tidak ada kesalahpahaman antara warga, pemilik mobil dan dirinya, Soeparno melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsekta Samarinda Utara. Tapi karena tidak membawa identitas lengkap motornya, Soeparno harus pulang ke rumah untuk melengkapi berkas motornya. “ Motor saya diamankan di Polsek dulu, saya mau mencari berkas-berkas motor saya sebelum mengambilnya kembali,” terang Suparno. (Naa)

Berikan Tanggapanmu