Kasus Truk Pasir Gilas Warung dan Kakek

1News.id, Samarinda – Insiden kecelakaan truk pasir bernopol KT 8910 CF yang menghantam warung klontong kecil serta menggilas pemiliknya M Tahir (57) d di Jalan Bandang Raya, Senin (24/8/2015) pukul 14.30 Wita lalu masih membuat warga geram. Sesaat setelah kejadian dan mengetahui sopirnya melarikan diri, warga langsung melampiaskan kekesalannya dengan truk yang ditinggal.

Kekesalan warga kala itu bukan hanya ditujukan kepada truk, namun juga pada pemiliki truk bernama M (50) yang saat itu mendatangi lokasi kejadian. Dipastikan, M saat itu menerima “bogem mentah” warga yang kesal. Meski sempat menjadi salah sasaran, namun polisi yang saat itu sudah berada di lokasi kejadian berhasil meredam emosi warga. “Saat itu kami memberi pengertian kepada warga maupun pihak keluarga, agar jangan main hakim sendiri dan percayakan kepada kami untuk menangani kasus ini,” tutur Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol Gatot Yulianto melalui Kanit Laka Lantas Ipda Suji Hariyanto.

Dikatakan Suji, saat ini kasus masih terus berlanjut dan pihaknya telah mengambil keterangan dari M yang diketahui sebagai pemilik truk pasir sekaligus bos dari sopir truk yang saat ini sudah dikantongi identitasnya. “Dari pemeriksaan, kami mendapati sopir truk berinisial T dengan usia berkisar 28 tahun,” beber Suji.

Usai mengumpulkan keterangan dari pemilik truk sekaligus bos dari sopir bernama T, saat ini polisi masih mencari keterangan lain di lokasi kejadian. “Kami masih mengumpulkan keterangan saksi yang lain dan untuk istri korban (Sumarni, Red) saat ini masih belum bisa kami minta keterangannya, lantaran masih mengalami syok berat,” imbuh Suji. Ditambahkan Suji, sopir yang saat ini sudah di kantongi indetitasnya dalam pencarian pihaknya. “Kami masih melakukan upaya pencarian sopir truk (T, Red) yang kabur saat kejadian,” ucap Suji.

Sementara itu, diberitakan sebelumnya Sumarni (61) yang diketahui istri M Tahir melihat langsung detik-detik terakhir suaminya yang dihantam truk pasir dengan muatan setengah. Diduga saat kejadian truk pasir tidak kuat menanjak saat sedang yang melintas jalan menanjak dari arah Bandang Raya Solong menuju Jalan Gerilya. Tidak kuat menanjak, saat itu truk berjalan mundur dan oleng ke arah kiri dan menghantam warung klontong kecil yang saat itu berisi M Tahir. Warung klontong kecil itu hancur tak bersisa usai di tabrak, sedangkan M Tahir diketahui berada di bagian bawah truk dan mengalami luka di dada yang menyebabkannya tewas. (tws)

Berikan Tanggapanmu